Harga Emas Tertekan Penguatan Dolar AS

- Pewarta

Jumat, 3 Februari 2023 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Tertekan Penguatan Dolar AS

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut tertekan oleh dolar AS yang menguat di tengah melemahnya euro dan pound Inggris, setelah bank sentral mereka menaikkan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Divisi Comex New York Exchange melemah US$ 12 atau 0,62% menjadi US$ 1.930,80 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi US$ 1.975,20 dan terendah US$1.926,00 per ounce.

Harga emas menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sembilan bulan sebelum mundur kembali. Investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan segera mengakhiri kampanye kenaikan suku bunganya.


Dolar AS menguat pada Kamis (2/2) di tengah melemahnya euro dan pound Inggris, setelah Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Kamis (2/2), dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,56% menjadi 101,754.

Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin seperti yang diharapkan Rabu (1/2), dan mengisyaratkan lebih banyak kenaikan kemungkinan terjadi sebelum bank sentral mengambil jeda dalam perjuangannya melawan inflasi.

Dalam konferensi pers pada Rabu (1/2), pernyataan Ketua Fed Jerome Powell tampaknya lebih dovish daripada yang diperkirakan banyak pelaku pasar.

Investor juga menunggu laporan pekerjaan yang akan keluar pada Jumat waktu setempat.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (2/2) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS turun 3.000 ke penyesuaian musiman 183.000 dalam pekan yang berakhir 28 Januari, level terendah sejak April 2022.

Departemen Tenaga Kerja AS juga melaporkan produktivitas tenaga kerja sektor bisnis nonpertanian AS meningkat 3,0 persen pada kuartal keempat tahun 2022.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 0,6 sen atau 0,03% menjadiUS$ 23,615 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April menguat US$ 30,90 atau 3,08% menjadUS$ 1.032,60 per ounce.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB

Pers Rilis

“The Empowerers | Laos on the Move”

Kamis, 22 Okt 2026 - 02:00 WIB