Harga Emas Melonjak, Kembali di atas Level Psikologis US$ 1.850/Ounce

- Pewarta

Sabtu, 7 Januari 2023 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas melonjak kembali bertengger di atas level psikologis US$ 1.850 per ounce pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Emas berbalik naik tajam rilis data pekerjaan AS yang memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga Fed melambat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 29,10 atau 1,58% menjadi ditutup pada US$ 1.869,70 per ounce, setelah mencapai puncak sesi di US$ 1.874,80 merupakan level tertinggi sejak 17 Juni.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (6/1/2022) bahwa Amerika Serikat menambah 223.000 pekerjaan pada Desember, peningkatan terkecil dalam dua tahun tetapi lebih baik dari perkiraan peningkatan 200.000 oleh para ekonom. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen dari 3,6 persen, sementara gaji per jam naik 0,3%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para analis pasar berpendapat bahwa data ketenagakerjaan positif, tetapi tidak cukup kuat untuk mendorong Federal Reserve menjadi lebih agresif dalam pengetatan kebijakan moneternya.

Data ekonomi yang dirilis Jumat (6/1/2023) juga mendukung emas. Indeks jasa-jasa Institute for Supply Management (ISM) tercatat di 49,6%, turun 6,9 poin persentase dari pembacaan November 56,5%.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan pesanan pabrik AS turun 1,8% pada November setelah naik 0,4% pada Oktober. Penurunan tersebut lebih besar dari perkiraan para ekonom turun 0,8%.

Dalam sebuah panel yang disponsori oleh National Association of Business Economics di New Orleans pada Jumat (6/1/2023), Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan Federal Reserve perlu menaikkan suku bunga acuan di atas 5% tahun ini, tetapi seharusnya tidak perlu menaikkannya lebih jauh.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 55,8 sen atau 2,38%, menjadi US$ 23,982 per oounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah US$ 34,7 atau 3,24% menjadi US$ 1.104,30 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru