Harga Emas Jatuh, Dolar AS Menguat

- Pewarta

Rabu, 18 Januari 2023 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), turun dari level tertinggi 8 bulan dan makin dekat dengan level psikologis US$ 19.000 per ounce.

Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi US$ 1.904,87 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak akhir April pada hari Senin (16/1/2023). Sementara emas berjangka AS turun 0,6% pada US$ 1.909,9.

Di sisi lain, indeks dolar AS naik 0,2%. Penguatan dolar membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ini sebagai sedikit penurunan dalam tren sideways-to-higher kami. Kami percaya kombinasi pelemahan dolar dan kekhawatiran inflasi terus mendukung lingkungan positif emas,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

Dengan suku bunga lebih rendah yang diterjemahkan bahwa pengembalian lebih rendah pada aset berbunga seperti obligasi pemerintah, investor akan lebih memilih emas dengan hasil imbal nol.

Trader mengharapkan peluang 90,6% kenaikan suku bunga the Fed 25 basis poin pada bulan Februari. Trader juga menilai suku bunga akan memuncak di 4,94% pada bulan Juni. Sementara sebagian besar pejabat Fed melihat suku bunga akan mencapai puncak 5% di tahun depan.

Chief Executive Officer Citigroup Inc Jane Fraser mengatakan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) dapat memperlambat kenaikan suku bunga di akhir musim semi atau awal musim panas.

Sementara pertumbuhan ekonomi Tiongkok merosot pada 2022. Namun para pejabat di Forum Ekonomi Dunia (World Econimic Forum/WEF) mengatakan pembukaan kembali negara itu dapat mendorong pertumbuhan global melampaui ekspektasi.

Pembelian emas di Tiongkok biasanya meningkat menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang berlangsung mulai 21 Januari.

“Kami perkirakan harga emas akan berada di sekitar US$ 1.950 per ounce pada tahun 2023,” kata Goldman Sachs dalam sebuah catatan.

Pada kalender ekonomi AS, data indeks harga produsen (PPI), penjualan ritel, dan output manufaktur akan dirilis Rabu 18 Januari 2023.

Harga logam mulia lainnya, perak di pasar spot melemah 2,1% menjadi US$ 23,88 per ons, platinum turun 2,2% menjadi US$ 1.038,79 dan paladium turun 0,6% menjadi US$ 1.741,00.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru