MEDIA EMITEN – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), turun dari level tertinggi 8 bulan dan makin dekat dengan level psikologis US$ 19.000 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi US$ 1.904,87 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak akhir April pada hari Senin (16/1/2023). Sementara emas berjangka AS turun 0,6% pada US$ 1.909,9.
Di sisi lain, indeks dolar AS naik 0,2%. Penguatan dolar membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melihat ini sebagai sedikit penurunan dalam tren sideways-to-higher kami. Kami percaya kombinasi pelemahan dolar dan kekhawatiran inflasi terus mendukung lingkungan positif emas,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Dengan suku bunga lebih rendah yang diterjemahkan bahwa pengembalian lebih rendah pada aset berbunga seperti obligasi pemerintah, investor akan lebih memilih emas dengan hasil imbal nol.
Trader mengharapkan peluang 90,6% kenaikan suku bunga the Fed 25 basis poin pada bulan Februari. Trader juga menilai suku bunga akan memuncak di 4,94% pada bulan Juni. Sementara sebagian besar pejabat Fed melihat suku bunga akan mencapai puncak 5% di tahun depan.
Chief Executive Officer Citigroup Inc Jane Fraser mengatakan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) dapat memperlambat kenaikan suku bunga di akhir musim semi atau awal musim panas.
Baca Juga:
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Sinergi Unggulan: Dreame Gandeng Cristiano Ronaldo sebagai Global Ambassador
Sementara pertumbuhan ekonomi Tiongkok merosot pada 2022. Namun para pejabat di Forum Ekonomi Dunia (World Econimic Forum/WEF) mengatakan pembukaan kembali negara itu dapat mendorong pertumbuhan global melampaui ekspektasi.
Pembelian emas di Tiongkok biasanya meningkat menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang berlangsung mulai 21 Januari.
“Kami perkirakan harga emas akan berada di sekitar US$ 1.950 per ounce pada tahun 2023,” kata Goldman Sachs dalam sebuah catatan.
Pada kalender ekonomi AS, data indeks harga produsen (PPI), penjualan ritel, dan output manufaktur akan dirilis Rabu 18 Januari 2023.
Baca Juga:
Harga logam mulia lainnya, perak di pasar spot melemah 2,1% menjadi US$ 23,88 per ons, platinum turun 2,2% menjadi US$ 1.038,79 dan paladium turun 0,6% menjadi US$ 1.741,00.








