Giliran Emas Ditekan, di Bawah Level US$ 1.800

- Pewarta

Jumat, 1 Juli 2022 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Setelah harga komoditas metal anjlok, giliran emas ditekan yang pada Jumat jatuh di bawah US$ 1.800 per ounce. Emas memperpanjang penurunannya hingga 1% pada Jumat 1 Juli 2022, koreksi mingguan ketiga berturut-turut.

Spot emas terakhir turun 0,74% pada $ 1,793,6 per ounce sementara emas berjangka AS turun 0,7% menjadi $ 1,794,6. Harga emas merosot karena dolar yang lebih kuat dan prospek suku bunga yang lebih tinggi mengikis daya tariknya, dengan kenaikan pajak impor oleh India juga terlihat mengurangi permintaan untuk emas batangan.

Keluar dari kuartal terburuk sejak awal 2021 di tengah kebijakan moneter agresif dari bank sentral terkemuka, emas tanpa bunga telah kehilangan sekitar 2% sejauh minggu ini, dengan dolar yang lebih kuat menumpuk pada tekanan lebih lanjut. Bank Sentral Eropa juga kemungkinan akan mulai menaikkan suku bunga bulan ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun suasana risk-off saat ini dan dengan pasar keuangan ‘lautan merah’, tempat yang aman sekarang adalah dolar AS”, daripada logam mulia, kata analis independen Ross Norman.

Norman mengatakan kenaikan bea masuk yang “sangat signifikan” di India juga telah menekan harga. India, konsumen emas batangan terbesar kedua di dunia, telah menaikkan bea masuk dasar untuk emas menjadi 12,5% dari 7,5% dalam upaya untuk menurunkan defisit perdagangan.

India meningkatkan bea masuk akan segera mempengaruhi permintaan meskipun kuartal ketiga biasanya melihat pembelian fisik yang kuat karena festival, kata Ajay Kedia, direktur Kedia Commodities di Mumbai.

Pelemahan emas terjadi meskipun data menunjukkan produksi manufaktur zona euro turun bulan lalu untuk pertama kalinya sejak gelombang awal pandemi COVID-19 dua tahun lalu. Spot silver turun 3,29% menjadi $19,58 per ounce.

Platinum naik turun 2,8% menjadi $868,72 dan paladium turun 0,1% menjadi $1,935,24, tetapi telah naik lebih dari 2% minggu ini.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru