Euro Jatuh Terpukul Sentimen Bisnis Jerman, Namun Dolar AS Menguat

- Pewarta

Kamis, 25 April 2019 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs euro merosot ke level terendah 22-bulan terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Kamis pagi (25/4/2019), setelah penurunan mengejutkan indikator utama kegiatan ekonomi di Jerman, menyoroti perbedaan antara data ekonomi di Amerika Serikat dan zona euro.

Sentimen bisnis Jerman memburuk pada April, melawan ekspektasi untuk perbaikan kecil, karena ketegangan-ketegangan perdagangan merugikan mesin ekonomi terbesar Eropa.

Euro jatuh 0,68 persen menjadi 1,1149 dolar AS, level terendah sejak Juni 2017. Mata uang bersama itu pada kecepatan untuk penurunan satu hari terburuk dalam sekitar tujuh minggu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data penting Jerman yang lebih luas adalah para pelaku pasar berharap bahwa rebound dalam kondisi-kondisi moneter China, dalam pinjaman di China, akan membantu meningkatkan permintaan ekspor Jerman dan akan mengangkat semangat di ekonomi-ekonomi inti zona euro,” kata Karl Schamotta, Direktur Strategi Valuta Asing dan Produk Terstruktur di Cambridge Global Payments, seperti dikutip dari Reuters.

“Kami melihat cetakan yang berurutan yang menunjukkan bahwa Jerman belum tentu lebih positif di sini,” kata Schamotta.

Greenback bernasib baik dalam beberapa pekan terakhir didukung oleh data ekonomi positif. “Dolar sedang memenangkan kontes kecantikan terbalik,” kata Schamotta.

“Belum tentu fundamental AS membaik secara dramatis atau apa pun seperti itu, tetapi secara relatif pasar AS terlihat seperti tempat menarik untuk memarkir modal,” katanya.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang AS versus sekeranjang enam mata utama saingannya, naik 0,49 persen menjadi 98,119, tertinggi sejak Juni 2017.

Investor akan memantau rilis data produk domestik bruto (PDB) AS untuk tiga bulan pertama tahun 2019 pada Jumat (26/4/2019), untuk tanda-tanda apakah AS tetap lebih kuat dari ekonomi terkemuka lainnya.

Dolar berada 0,38 persen lebih tinggi terhadap yen Jepang, menjelang akhir pertemuan dua hari peninjauan suku bunga pada Kamis, di mana bank sentral Jepang secara luas diperkirakan akan menjaga kebijakan moneternya stabil.

Pada Rabu (24/4/2019), dolar Australia jatuh 1,25 persen setelah angka inflasi Australia yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan prospek penurunan suku bunga.

Mata uang Amerika Latin secara luas melemah terhadap dolar AS yang kuat, dengan peso Argentina merosot ke level terendah dalam lebih dari dua minggu.

Pound bertahan pada level terendah dua bulan dibebani oleh dolar AS yang kuat dan memudarnya harapan akan terobosan dalam pembicaraan Brexit antara pemerintah Inggris dan oposisi.

Dolar Kanada melemah terhadap mitra AS ke level terendah dalam hampir empat bulan, karena investor meningkatkan taruhan pada pemotongan suku bunga bank sentral Kanada tahun ini, setelah bank sentral memangkas prospek pertumbuhan ekonominya. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru