Eropa Longgarkan EUDR, Indonesia Fokus Selesaikan IEU-CEPA untuk Ekspor

Regulasi ketat deforestasi dilunakkan Eropa demi rampungkan perjanjian dagang, membuka peluang UMKM Indonesia menembus pasar Eropa senilai USD6,6 triliun

- Pewarta

Senin, 14 Juli 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Indonesia Prabowo Subianto. (Facebook.com @Setkab RI)

Presiden Indonesia Prabowo Subianto. (Facebook.com @Setkab RI)

UNI Eropa tampaknya mulai melunak terhadap regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR).

Menyusul rampungnya negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU-CEPA) yang telah berlangsung selama satu dekade.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan hal itu dalam pernyataan pers di Brussel pada Sabtu (12/7/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan bahwa EUDR, yang selama ini menjadi batu sandungan ekspor komoditas Indonesia seperti kelapa sawit, mulai menunjukkan tanda pelonggaran.

“Ya sebenarnya kan ketika proses IEU-CEPA ini mau selesai ya, hal-hal seperti EUDR dan sebagainya mulai melunak ya,” ujar Budi, dikutip dari kanal resmi YouTube Sekretariat Presiden.

Langkah ini mencerminkan pragmatisme Eropa di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Bagi Indonesia, peluang ini menjadi titik balik penting untuk memperkuat posisi ekspor di pasar Eropa, yang bernilai lebih dari USD6,6 triliun.

Presiden Prabowo dijadwalkan akan secara resmi mengumumkan kesepakatan IEU-CEPA dalam waktu dekat, menandai era baru hubungan dagang yang lebih terbuka antara Jakarta dan Brussel.

Mengapa Uni Eropa Memilih Melunak di Tengah Tekanan Global

Pelonggaran EUDR oleh Uni Eropa bukanlah sebuah kebetulan, melainkan strategi yang berakar pada realitas ekonomi dan politik saat ini.

Di satu sisi, Eropa ingin tetap menjadi motor utama perdagangan bebas, di sisi lain mereka menghadapi tantangan energi, ketegangan dengan Tiongkok, dan ketidakpastian akibat perang di Ukraina.

IEU-CEPA bagi Eropa bukan hanya soal Indonesia, tetapi tentang memastikan rantai pasok tetap terjaga dari kawasan Indo-Pasifik yang kini menjadi pusat pertumbuhan global.

Melunak terhadap EUDR adalah sinyal bahwa Eropa menyadari pentingnya mitra dagang yang stabil seperti Indonesia, yang tetap menjaga komitmen pada ekonomi terbuka.

Bagi Indonesia, kesepakatan ini memberi pesan kuat pada dunia bahwa Indonesia siap mengambil peran lebih besar di pasar global tanpa terjebak pada ketergantungan satu pasar tunggal seperti Tiongkok atau Amerika Serikat.

Seperti disampaikan Budi, IEU-CEPA akan menjadi “alternatif baru buat pasar kita” ketika globalisasi menghadapi tantangan serius dari kebijakan proteksionis di banyak negara.

Dampak bagi Indonesia: Akses Pasar Lebih Luas dan Dorongan pada UMKM Ekspor

Rampungnya IEU-CEPA diharapkan memperluas peluang ekspor Indonesia ke pasar Eropa.

Dengan nilai impor Eropa ke dunia yang mencapai USD6,6 triliun, Indonesia memiliki ruang yang lebih besar untuk memperkuat kinerja ekspor non-migas, termasuk sektor industri manufaktur, pertanian, dan UMKM.

Pemerintah menargetkan agar sektor UMKM tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga pemain utama di pasar Eropa.

Dengan kemitraan yang lebih terbuka, diharapkan hambatan tarif dan non-tarif, termasuk yang disebabkan oleh EUDR, dapat dikurangi secara signifikan.

Menurut Budi Santoso, rampungnya seluruh isu substantif IEU-CEPA sudah dikonfirmasi juga oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, sehingga pemerintah kini tinggal menunggu pengumuman resmi oleh Presiden.

“Semua sudah selesai, secara substansi sudah tidak ada masalah, jadi besok Presiden tinggal mengumumkan,” tegas Budi.

Momentum untuk Reformasi Perdagangan yang Lebih Ambisius

IEU-CEPA bukan hanya tentang tarif yang lebih rendah, tetapi tentang bagaimana Indonesia memposisikan diri di era perdagangan bebas baru yang semakin kompleks.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia harus memastikan bahwa liberalisasi perdagangan tidak hanya meningkatkan volume ekspor tetapi juga kualitas, daya saing, dan keberlanjutan.

Momen ini harus dimanfaatkan untuk mendorong reformasi struktural di sektor perdagangan, logistik, dan sertifikasi lingkungan agar Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang pasar Eropa.

Dengan Eropa melunak pada EUDR dan IEU-CEPA yang akan segera ditandatangani, Indonesia memiliki peluang langka untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pemain kunci perdagangan global yang lebih bebas, terbuka, dan berkelanjutan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Hilirisasinews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Halloupdate.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatimraya.com dan Hellocianjur.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

 

 

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru