MEDIA EMITEN – Harga emas terus turun tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Investor mengambil keuntungan dari kenaikan selama tiga hari berturut-turut setelah inflasi AS mendingin dan pejabat Fed mengisyaratkan laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, turun tipis US$ 0,10 atau 0,01% menjadi US$ 1.776,80 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran teratas US$ 1.791,80 dan terendah US$ 1.770,20 per ounce.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan semalam bahwa indeks harga produsen AS (IHP), barometer inflasi utama, naik hanya 0,2% pada Oktober, lebih rendah dari perkiraan ekonom untuk kenaikan 0,4%. Pembacaan menunjukkan bahwa inflasi berkurang setelah mencapai tertinggi 40 tahun di awal tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Indeks Manufaktur Empire State, Fed New York yang dirilis pada Selasa menguat 14 poin menjadi 4,5 pada November.
Harga emas telah melonjak sejak Kamis pekan lalu didorong data inflasi AS Oktober yang lebih rendah dari perkiraan dan Wakil Ketua Federal Reserve Lael Brainard pada Senin mengatakan bahwa bank sentral dapat segera memperlambat laju kenaikan suku bunganya.
“Saya pikir mungkin akan tepat segera untuk bergerak ke laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat,” katanya.
Tetapi ia juga menyatakan bahwa siklus kenaikan suku bunga masih jauh dari selesai, dan inflasi yang sangat tinggi memerlukan pengetatan yang jauh lebih besar.
Baca Juga:
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
Sementara kenaikan suku bunga yang lebih lambat kemungkinan akan memberikan beberapa bantuan jangka pendek untuk harga emas dan logam lainnya, kenaikan suku bunga AS yang stabil kemungkinan akan mengurangi daya tarik logam kuning.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 59,5 sen atau 2,69% menjadi US$ 21,518 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun US$ 10,60 atau 1,03% menjadi US$ 1.022,40 per ounce.






