Emas Kembali Moncer, Inflow ke Safe Haven

- Pewarta

Jumat, 20 Januari 2023 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Emas kembali moncer, harganya menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Arus inflow ke aset safe-haven meningkat karena data ekonomi AS yang lemah dan komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve berpotensi memicu kekhawatiran resesi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange naik US$ 16,90 atau 0,89% menjadi US$ 1.923,90 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di US$ 1.927,50 dan terendah di US$ 1.902 er ounce.

“Ada pelarian ke tempat (investasi) yang aman. Emas sepertinya lebih baik ketika pasar sedang menurun,” kata Jeffrey Sica, kepala eksekutif dari Circle Squared Alternative Investments seperti dikutip oleh Reuters.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dolar AS melemah yang mendukung emas. Dolar mendekati level terendah delapan bulan setelah serangkaian data menunjukkan ekonomi AS kehilangan momentum, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Data pada Rabu (18/1) menunjukkan penjualan ritel AS turun paling banyak dalam setahun pada Desember, sementara harga produsen turun lebih besar dari yang diharapkan bulan lalu, memberikan bukti bahwa inflasi telah surut.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (19/1) lebih lanjut mendukung emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa izin bangunan AS untuk rumah baru turun 1,6 persen menjadi 1,33 juta pada Desember. Ekonom memperkirakan izin bangunan turun menjadi 1,35 juta.

Federal Reserve Bank of Philadelphia melaporkan bahwa indeks untuk aktivitas umum saat ini dari Survei Prospek Bisnis naik menjadi minus 8,9 pada Januari dari minus 13,7 pada Desember. Para ekonom memperkirakan indeks datang di minus 10,0.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS turun tak terduga menjadi 190.000 dalam pekan yang berakhir 14 Januari, terendah dalam 15 minggu dan jauh di bawah ekspektasi para ekonom sebesar 214.000.

Presiden Fed Boston, Susan Collins mengatakan Kamis (19/1) pada sebuah konferensi tentang masa depan ekonomi New England di Boston, Massachusetts, bahwa Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga menjadi “sedikit di atas 5%” dan kemudian menahannya di sana untuk suatu periode.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 22,3 sen atau 0,94%, menjadi US$ 23,87 per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun US$ 2,6 atau 0,25% menjadiUS$ 1.041,10 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru