Emas Kembali Jatuh di Bawah Level Psikologis US$ 1.800

- Pewarta

Selasa, 20 Desember 2022 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Harga emas merosot tertekan penguatan dolar AS/Dok.

Foto ilustrasi: Harga emas merosot tertekan penguatan dolar AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas kembali jatuh berada di bawah level psikologis US$ 1.800 per ounce pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Emas tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terkoreksi US$ 2,50 atau 0,14% menjadi US$ 1.797,70 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.808,6 dan terendah US$ 1.793,2 per ounce.

Dolar AS sedikit menguat pada perdagangan Senin (19/12/2022) karena pelaku pasar menilai kemungkinan resesi global di tengah pengetatan kebijakan bank sentral. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,03% menjadi 104,7320.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasar mencerna sinyal bank-bank sentral yang hawkish dan meningkatnya risiko resesi, terutama karena bank sentral utama termasuk Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa mengisyaratkan bahwa suku bunga akan naik lebih jauh tahun depan.

Sementara prospek kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Fed menguntungkan harga emas dalam beberapa pekan terakhir, masih diperdagangkan turun sekitar satu persen untuk tahun ini. Emas juga jauh di bawah puncak yang dicapai selama awal invasi Rusia ke Ukraina, setelah melepaskan sebagian besar status safe haven-nya terhadap dolar.

National Association of Home Builders (NAHB) melaporkan pada Senin (19/12/2022) bahwa Indeks Pasar Perumahan NAHB/Wells Fargo turun dua poin menjadi 31 pada Desember, jauh dari perkiraan rata-rata 34 di antara para ekonom, memberikan dukungan terhadap emas.

Para analis pasar percaya bahwa pasar berada dalam sikap bersahabat terhadap emas. Terlepas dari kenyataan bahwa reli baru-baru ini mulai memudar, emas masih dalam posisi yang baik secara teknis.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 12,9 sen atau 0,55% menjadi US$ 23,199 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari merosot US$ 12,3 atau 1,23% menjadi US$ 987,70 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru