MEDIA EMITEN – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS menguat dan permintaan safe-haven berkurang setelah kekhawatiran akan meluasnya eskalasi konflik Rusia-Ukraina setelah ledakan rudal yang nyasar di Polandia, anggota NATO, mereda.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$ 12,8 atau 0,72% menjadi US$ 1.763,00 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran teratas sesi US$ 1.777,60 dan terendah US$ 1.756,60 per ounce.
Presiden Federal Reserve St Louis, James Bullard mengatakan Kamis (17/11) bahwa Federal Reserve mungkin harus menaikkan suku bunga acuan jauh lebih tinggi daripada yang diproyeksikan sebelumnya untuk mengendalikan inflasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya dan imbal hasil obligasi penerintah AS menguat mengikuti pernyataan Bullard.
Penurunan harga emas juga masih melihat unsur aksi ambil untung setelah kenaikan kuat dalam empat dari lima sesi terakhir, dan masih diperdagangkan mendekati level tertinggi tiga bulan.
Sementara itu, NATO mengatakan sebuah rudal yang menewaskan dua orang di Polandia kemungkinan ditembakkan oleh pasukan Ukraina yang mempertahankan diri dari rentetan rudal Rusia.
Emas berada di bawah tekanan tambahan karena Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (17/11) bahwa klaim pengangguran awal AS turun 4.000 ke penyesuaian musiman 222.000 untuk pekan yang berakhir 12 November, lebih rendah dari perkiraan 225.000 klaim oleh para ekonom.
Baca Juga:
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Sinergi Unggulan: Dreame Gandeng Cristiano Ronaldo sebagai Global Ambassador
Data ekonomi lainnya yang dirilis pada hari yang sama beragam. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pembangunan perumahan AS turun 4,2% dari September menjadi 1,43 juta unit pada Oktober. Jumlah izin bangunan baru yang diterbitkan pada Oktober juga turun 2,4% dari September menjadi 1,53 juta.
The Fed Philadelphia mengatakan ukuran aktivitas bisnis regional turun menjadi negatif 19,4 pada November dari negatif 8,7 pada bulan sebelumnya.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 54,9 sen atau 2,55% menjadi US$ 20,975 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari merosot US$ 24,70 atau 2,43% menjadi US$ 991,5 per ounce.
Baca Juga:







