Dolar Menguat setelah Moody’s Pangkas Peringkat Bank AS

- Pewarta

Rabu, 9 Agustus 2023 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Mata uang dolar AS/Dok

Foto ilustrasi: Mata uang dolar AS/Dok

MEDIA EMITEN – Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah Moody’s menurunkan peringkat beberapa bank AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,47% menjadi 102,5205 pada akhir perdagangan.

Sementara investor mengantisipasi laporan inflasi AS Juli untuk menunjukkan ketahanan, beberapa komentar yang relatif hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve pada Senin (7/8) mengangkat imbal hasil dolar AS.

Kenaikan suku bunga tambahan kemungkinan akan diperlukan untuk menurunkan inflasi ke target 2% Fed AS, Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan pada Senin 7 Agustus 2023. 

Sementara itu, Moody’s pada semalam memangkas peringkat kredit beberapa bank kecil hingga menengah AS dan mengatakan akan menurunkan peringkat beberapa pemberi pinjaman terbesar di negara itu.

Lembaga itu memperingatkan bahwa kekuatan kredit sektor perbankan kemungkinan akan diuji oleh risiko pendanaan dan profitabilitas yang lebih lemah.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS dan Eropa turun, membalikkan beberapa kenaikan yang terlihat selama seminggu terakhir.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0960 dolar AS dari 1,1007 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2746 dolar AS dari 1,2784 dolar AS.

Dolar AS dibeli 143,3690 yen Jepang, lebih tinggi dari 142,4180 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8756 franc Swiss dari 0,8730 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3416 dolar Kanada dari 1,3364 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,7000 krona Swedia dari 10,5779 krona Swedia.

Berita Terkait

Wamentan Sudaryono di Hari Pertama Masuk Kerja Siap Dukung Penuh Swasembada Pangan
Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari, Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun
Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia
Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik
Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024
Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi
BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:57 WIB

Wamentan Sudaryono di Hari Pertama Masuk Kerja Siap Dukung Penuh Swasembada Pangan

Senin, 15 Juli 2024 - 09:25 WIB

Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari, Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:18 WIB

Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:24 WIB

Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:30 WIB

PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:17 WIB

Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:36 WIB

Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi

Rabu, 3 Juli 2024 - 11:00 WIB

BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024

Berita Terbaru