Dolar AS Menguat Akibat Ketidakpastian di Eropa

- Pewarta

Rabu, 3 Oktober 2018 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS terus bergerak naik terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu 3/10/2018 pagi WIB), karena pound Inggris dan euro berbalik melemah di tengah ketidakpastian di Eropa menyusul perselisihan tentang defisit anggaran Italia.

Pemerintah Italia telah mengusulkan anggaran 2019 dengan defisit meningkat jadi 2,4 persen dari produk domestik bruto negara itu. Meskipun masih tetap di bawah batas Uni Eropa sebesar 3,0 persen, tetapi angka itu akan menjadi tiga kali lipat dari target defisit pemerintah sebelumnya.

Meskipun ada desakan dari menteri-menteri keuangan zona euro bagi Roma untuk mempertimbangkan kembali rencana peningkatan defisit, Italia pada Selasa (2/10/2018) mengatakan tidak akan mengubah target defisit 2,4 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,22 persen menjadi 95,5108 pada akhir perdagangan.

Dolar AS menguat hampir 0,5 persen terhadap pound Inggris dan sekitar 0,25 persen terhadap euro.

Sementara itu, tidak ada “overheating” (terlalu panas) di pasar tenaga kerja dan The Fed diperkirakan tetap di jalur saat ini dengan kenaikan suku bunga bertahap, kata Ketua The Fed Jerome Powell pada Selasa (2/10/2018).

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1544 dolar AS dari 1,1575 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2978 dolar AS dari 1,3037 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7186 dolar AS dari 0,7226 dolar AS.

Dolar AS dibeli 113,66 yen Jepang, lebih rendah dari 113,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9850 franc Swiss dari 0,9841 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2816 dolar Kanada dari 1,2786 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru