Agustus, APBN Surplus Rp 107,4 Triliun

- Pewarta

Senin, 26 September 2022 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati/Dok.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Dok.

MEDIA EMITEN – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan surplus sebesar Rp 107,4 triliun per Agustus 2022 atau setara 0,58% dari produk domestik bruto (PDB).

Dengan adanya surplus, realisasi pembiayaan anggaran pun menyusut 46% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) dari Rp 531 triliun menjadi Rp 286,8 triliun.

“Dengan surplus ini dan penerbitan utang yang jauh lebih rendah, menjadikan strategi APBN kita sangat sesuai dengan tantangan yang berasal biaya dana yang tinggi, guncangan sektor keuangan, maupun tren kenaikan suku bunga dan penguatan dolar AS,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Senin 26 September 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, surplus APBN berasal dari realisasi pendapatan negara yang lebih tinggi dari belanja negara. Pendapatan negara per bulan lalu tercatat Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,85 (yoy) dari Rp 1.177,8 triliun pada Agustus 2021.

Pendapatan negara tersebut antara lain berasal dari penerimaan perpajakan yang senilai Rp1.378 triliun atau meningkat 53,2% (yoy) dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp386 triliun, naik 38,9% (yoy).

Adapun penerimaan perpajakan meliputi penerimaan pajak sebesar Rp 1.171,8 triliun atau tumbuh 58,1% (yoy) serta kepabeanan dan cukai Rp 206,2 triliun yang meningkat 30,5% (yoy).

Sri Mulyani menyebutkan realisasi belanja negara per akhir Agustus 2022 mencapai Rp 1.657 triliun atau tumbuh 6,2% (yoy) dari akhir Agustus 2021 yang senilai Rp1.560,8 triliun.

Belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebanyak Rp1.178,1 triliun atau naik 8,3% (yoy) dan transfer ke daerah Rp 478,9 triliun atau meningkat 1,3% (yoy).

“Kami akan terus menjaga APBN, termasuk pembayaran subsidi dan kompensasi yang diperkirakan akan melonjak tinggi pada triwulan III dan triwulan IV tahun 2022, yang akan menggunakan penerimaan negara kita yang sangat baik,” tuturnya.

Dengan seluruh realisasi tersebut, Bendahara Negara ini menuturkan keseimbangan primer mencatat surplus sebesar Rp342,1 triliun dan terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) sebesar Rp394,2 triliun.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru