MEDIA EMITEN – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) telah mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.
Selain akan melakukan buyback saham, Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Adaro Energy yang berlangsung Kamis 11 Mei 2023 juga menyetujui pembagian dividen.
Presiden Direktur dan CEO Adaro Garibaldi ‘Boy’ Thohir mengatakan, buyback saham akan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Periode pembelian saham kembali (buyback) adalah 18 bulan terhitung sejak 12 Mei 2023,” katanya di Jakarta, Kamis 11 Mei 2023.
RUPST Adaro sepakat membagikan dividen tunai senilai total US$ 1 miliar dari hasil kinerja keuangan 2022. Jumlah ini setara 40,11% dari laba bersih Adaro tahun lalu sebesar US$ 2,49 miliar.
Perusahaan telah membagikan dividen interim tahun buku 2022 senilai US$ 500 juta atau Rp 251,7 per saham pada 13 Januari 2023. Sehingga jumlah dividen yang akan dibayarkan selanjutnya, senilai total US$ 500 juta atau sekitar total Rp 7,35 triliun atau Rp 229,8 per saham bila dibagi 31.985.962.000 saham menggunakan kurs Rp 14.700 per dolar.
Baca Juga:
CGTN: Tiongkok dan AS Sepakati Visi Baru, Dorong “Hubungan Lebih Stabil dan Konstruktif”
Infrastruktur Digital Mempercepat Transformasi Cerdas di Industri Perkeretaapian







