Adaro Berkomitmen Tingkatkan Transaksi Rupiah

- Pewarta

Rabu, 3 Oktober 2018 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Adaro Energy Indonesia Tbk/Dok

Foto ilustrasi: PT Adaro Energy Indonesia Tbk/Dok

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Adaro Energy Tbk dan empat perusahaan mitranya sepakat melakukan deklarasi peningkatan transaksi rupiah untuk membantu menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan dolar AS.

“Kami sepakat dengan empat mitra bahwa pembayaran yang tadinya dalam dolar AS, kami sekarang bayar dengan rupiah. Kurang lebih setahun kami melakukan pembayaran kepada mitra-mitra utama sebesar 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp25 triliun,” ujar Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir di Gedung Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Deklarasi tersebut merupakan inisiatif Adaro untuk berperan aktif mempergunakan hasil dana devisa ekspor di dalam negeri dalam bentuk rupiah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penandatanganan deklarasi tersebut, pembayaran yang dilakukan oleh PT Adaro Energy Tbk kepada PT Pertamina, PT Saptaindra Sejati, PT Pama Persada, dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama diupayakan dalam bentuk rupiah.

“Royalti itu pajak dalam rupiah, itu kurang lebih sekitar 600-700 juta dolar AS. Lalu ke Pertamina sekitar 400-500 juta dolar AS dan disanya ke ketiga kontraktor sekitar 600-700 juta dolar AS,” ujar Garibaldi.

Ia juga menjelaskan bahwa pembayaran dalam dolar AS oleh Adaro Grup kepada mitra-mitranya mencapai 1,9 miliar dolar AS sampai dengan 2 miliar dolar AS secara keseluruhan.

Penandatanganan deklarasi tersebut dilakukan oleh Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Pamapersada Nusantara Frans Kesuma, dan Direktur PT Saptaindra Sejati Asep Kusmana.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Presiden Komisaris PT Adaro Energy Tbk Edwin Soeryadjaya, Wakil Presiden Komisaris PT Adaro Energy Tbk Theodore Permadi Rachmat.

Sri Mulyani menyambut gembira inisiatif yang dilakukan Adaro dan kontraktornya untuk membantu peningkatan penggunaan rupiah di Indonesia.

“Dengan melakukan konversi ke rupiah secara konsisten sesuai peraturan, diharapkan terjadi keseimbangan pasokan dan permintaan dolar,” ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. (cal)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Elong Hotel Technology Perkuat Strategi “Eco-Going Global”

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:24 WIB