Harga Minyak Anjlok di Bawah US$ 100/Barel

- Pewarta

Selasa, 12 April 2022 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak anjlok sekitar 4% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), dengan minyak mentah Brent tebus di bawah US$ 100 per barel. Pasar khawatir turunnya permintaan akibat pandemi COVID-19 China, ketika negara-negara Badan Energi Internasional (IEA) berencana untuk merilis rekor volume minyak dari stok strategis.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni merosot US$ 4,30 atau 4,2% menjadi US$ 98,48 per barel, penutupan terendah untuk Brent sejak 16 Maret.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei turun US$ 3,97 atau 4% menjadi US$ 94,29 per barel, penutupan terendah sejak 25 Februari, sehari setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina, tindakan yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsumsi bahan bakar di China, importir minyak terbesar dunia, telah terhenti akibat penguncian COVID-19 di Shanghai, kata analis di konsultan Eurasia Group. Shanghai, pusat keuangan China, mulai melonggarkan penguncian di beberapa daerah pada Senin 11 April 2022.

“Bahkan ketika pembatasan di Shanghai dicabut, kebijakan nol-Covid China kemungkinan akan tetap menjadi hambatan permintaan,” kata Eurasia Group, mencatat penguncian Shanghai kemungkinan mengurangi konsumsi minyak keseluruhan China hingga 1,3 juta barel per hari (bph).

Untuk membantu mengimbangi kekurangan minyak mentah Rusia setelah Moskow terkena sanksi, negara-negara anggota IEA, termasuk Amerika Serikat, akan melepaskan 240 juta barel minyak selama enam bulan ke depan.

Pelepasan volume Strategic Petroleum Reserve (SPR) sama dengan 1,3 juta barel per hari selama enam bulan ke depan, cukup untuk mengimbangi kekurangan pasokan minyak Rusia sebesar 1 juta barel per hari, kata analis di JP Morgan.

Menambah tekanan pada harga minyak mentah, dolar AS berada di jalur untuk menguat untuk hari kedelapan berturut-turut terhadap sekeranjang mata uang lainnya. Dolar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Dalam sebuah langkah yang dapat memperketat pasokan minyak global, eksekutif Uni Eropa (UE) sedang menyusun proposal untuk embargo minyak Rusia, meskipun masih belum ada kesepakatan untuk melarang minyak mentah Rusia.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan kepada Uni Eropa bahwa sanksi terhadap Rusia dapat menciptakan salah satu guncangan pasokan minyak terburuk dan tidak mungkin untuk menggantikan volume tersebut. OPEC mengisyaratkan tidak akan memompa lebih banyak minyak.

Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri India Narendra Modi mengadakan pembicaraan pada Senin (11/4/2022) ketika Washington mendorong sekutu Asianya untuk mendukung tanggapannya terhadap invasi Rusia.

India, importir minyak terbesar ketiga di dunia, telah meningkatkan pembelian minyak mentah Rusia dalam beberapa bulan terakhir karena Moskow terpaksa menjual minyaknya dengan diskon yang tajam sejak menginvasi Ukraina.

Permintaan bahan bakar di India naik ke level tertinggi tiga tahun pada Maret, dengan penjualan bensin mencapai puncaknya sepanjang masa.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru