MEDIA EMITEN – Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada Kamis, 4 Maret turun Rp 5.000 di posisi Rp 923.000 per gram.
Hal ini berdasarkan pantauan dari Butik Emas Logam Mulia, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sebagaimana tercatat pada laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam.
Berikut harga emas dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga ukuran terbesar 1.000 gram, Kamis, 4 Maret 2021, seperti dikutip Mediaemiten.com dari laman logammulia.com.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Emas ukuran terkecil 0,5 gram dipatok pada harga Rp 511,500.
Untuk emas batangan 1 gram kembali belum tersedia di galeri.
Emas batangan ukuran 2 gram juga tidak ada di galeri.
Selanjutnya emas batangan dengan ukuran 3 gram dibanderol pada harga Rp 2.654,000.
Baca Juga:
CGTN: Tiongkok dan Serbia Perkuat Kemitraan Strategis Komprehensif, Bangun Masa Depan Bersama
Casio Luncurkan Seri MR-G yang Terinspirasi Fenomena “Brinicle” di Laut Kutub
Berikutnya emas dengan ukuran 5 gram, 10 gram, hingga 100 gram lagi-lagi belum ada di galeri.
Sementara emas batangan 250 gram dibanderol Rp 216.015.000.
Sementara emas batangan ukuran 500 gram dihargai Rp 431.820.000.
Sedangkan emas dengan ukuran terbesar, 1.000 gram tidak ada di galeri.
Baca Juga:
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Sinergi Unggulan: Dreame Gandeng Cristiano Ronaldo sebagai Global Ambassador
Untuk harga jual kembali emas Antam juga turun Rp 10.000 pada harga Rp 788.000.
Harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp 10 juta.
Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Berdasarkan itu juga, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP), PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. (BOY)








