Wall Street Reli, Nasdaq Melonjak Lebih 2%

- Pewarta

Rabu, 20 April 2022 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Reli, Nasdaq Melonjak Lebih 2%

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di bursa Wall Street reli dan ditutup menguat tajam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Nasdaq melonjak lebih dari 2%. Investor menanggapi laba positif perusahaan dan komentar dovish dari dua pejabat Federal Reserve AS tentang kenaikan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 499,51 poin atau 1,45% menjadi 34.911,20 poin. Indeks S&P 500 terangkat 70,52 poin atau 1,61% menjadi 4.462,21 poin. Nasdaq Composite melonjak 287,30 poin atau 2,15% menjadi 13.619,66 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P berakhir di wilayah positif, dipimpin oleh saham-saham konsumen. Di antara yang berkinerja terbaik dalam indeks adalah perusahaan game, dengan Wynn Resorts Inc, Caesars Entertainment Inc dan Penn National Gaming Inc melonjak antara 4,9% dan 5,9%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham sektor energi turun 1% karena harga minyak jatuh 5,2% setelah Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global dan memperingatkan inflasi yang lebih tinggi.

Reli harga minyak mentah tahun ini, yang masih naik sekitar sepertiga meskipun terjadi penurunan pada Selasa 19 April 2022, membantu Halliburton Co membukukan kenaikan 85% dalam laba penyesuaian kuartal pertama karena permintaan untuk layanan dan peralatannya meningkat.

Johnson & Johnson naik 3,1% ke rekor penutupan kedua dalam tiga sesi, karena laba kuartalan produsen obat tersebut melebihi ekspektasi pasar dan meningkatkan pembayaran dividennya.

Dari 49 perusahaan pertama dalam indeks S&P 500 yang melaporkan laba kuartalan, 79,6% telah melampaui perkiraan laba, sesuai data Refinitiv. Biasanya, 66% mengalahkan perkiraan.

Presiden Federal Reserve Bank St Louis, James Bullard pada Senin (18/4/2022) mengulangi pernyataannya untuk meningkatkan suku bunga menjadi 3,5% pada akhir tahun guna memperlambat inflasi tertinggi dalam 40 tahun. Dia juga mengatakan untuk tidak mengesampingkan kenaikan suku bunga 75 basis poin.

Saham-saham tampaknya mengabaikan pernyataan tersebut, dan indeks utama menguat lebih lanjut dalam perdagangan sore setelah Presiden Federal Reserve Bank Chicago Charles Evans dan Presiden Federal Reserve Bank Atlanta Raphael Bostic memberikan komentar yang lebih dovish.

Imbal hasil obligasi melanjutkan pergerakan baru-baru ini lebih tinggi. Imbal hasil obligasi 30-tahun mendekati 3% untuk pertama kalinya sejak April 2019, sementara imbal hasil Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) 10-tahun berubah positif untuk pertama kalinya sejak Maret 2020, awal pandemi virus corona.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 10,53 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,67 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru