Wall Street Reli Ditopang Laporan Pekerjaan AS

- Pewarta

Sabtu, 5 November 2022 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Reli Ditopang Laporan Pekerjaan AS

MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street reli, menghentikan penurunan beruntun empat sesi.Tiga indeks utama melonjak di atas 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) ditopang laporan pekerjaan AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 401,97 poin atau 1,26% menjadi 32.403,22 poin. Indeks S&P 500 naik 50,66 poin atau 1,36% menjadi 3.770,55 poin. Nasdaq Composite terangkat 132,31 poin atau 1,28% menjadi 10.475,25 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di willayah positif, dengan sektor material dan keuangan masing-masing terdongkrak 3,41% dan 1,87%, memimpin kenaikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reli pasar terjadi setelah laporan pekerjaan AS terbaru melukiskan gambaran yang beragam.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pengusaha AS menambahkan 261 ribu pekerjaan pada Oktober. Sementara angka tersebut melampaui ekspektasi pasar, ini menandai laju kenaikan pekerjaan paling lambat sejak Desember 2020.

Tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% dari 3,5% pada September, di atas perkiraan konsensus 3,6%.

Data pasar tenaga kerja telah menjadi fokus utama pasar karena The Fed telah berulang kali menyatakan sedang mencari pendinginan sebelum mempertimbangkan jeda dalam kenaikan.

Meskipun Wall Street naik pada akhir pekan, ekuitas AS mengalami kerugian untuk minggu ini di tengah sikap Fed yang hawkish. The Fed pada Rabu menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin untuk pertemuan keempat berturut-turut.

Untuk minggu ini Indeks Dow tergelincir 1,4%, sedangkan Indeks S&P 500, dan Indeks Nasdaq yang padat teknologi masing-masing tergelincir 3,35% dan 5,65%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru