MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street reli, menghentikan penurunan beruntun empat sesi.Tiga indeks utama melonjak di atas 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) ditopang laporan pekerjaan AS.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 401,97 poin atau 1,26% menjadi 32.403,22 poin. Indeks S&P 500 naik 50,66 poin atau 1,36% menjadi 3.770,55 poin. Nasdaq Composite terangkat 132,31 poin atau 1,28% menjadi 10.475,25 poin.
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di willayah positif, dengan sektor material dan keuangan masing-masing terdongkrak 3,41% dan 1,87%, memimpin kenaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Reli pasar terjadi setelah laporan pekerjaan AS terbaru melukiskan gambaran yang beragam.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pengusaha AS menambahkan 261 ribu pekerjaan pada Oktober. Sementara angka tersebut melampaui ekspektasi pasar, ini menandai laju kenaikan pekerjaan paling lambat sejak Desember 2020.
Tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% dari 3,5% pada September, di atas perkiraan konsensus 3,6%.
Data pasar tenaga kerja telah menjadi fokus utama pasar karena The Fed telah berulang kali menyatakan sedang mencari pendinginan sebelum mempertimbangkan jeda dalam kenaikan.
Baca Juga:
TÜV SÜD Luncurkan Global Decarbonisation Centre of Excellence guna Memperkuat Integritas Data Karbon
Meskipun Wall Street naik pada akhir pekan, ekuitas AS mengalami kerugian untuk minggu ini di tengah sikap Fed yang hawkish. The Fed pada Rabu menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin untuk pertemuan keempat berturut-turut.
Untuk minggu ini Indeks Dow tergelincir 1,4%, sedangkan Indeks S&P 500, dan Indeks Nasdaq yang padat teknologi masing-masing tergelincir 3,35% dan 5,65%.







