Wall Street Rebound

- Pewarta

Jumat, 9 Desember 2022 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street rebound menghentikan rekor penurunan terpanjang sejak Oktober dan terus menguat hingga penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pasar terlihat masih hati-hati karena investor mengevaluasi kemungkinan resesi pada tahun depan.

S&P 500 menguat 0,75% menjadi 3.963,51. Dow Jones Industrial Average naik 183,56 poin, atau 0,55%, menjadi 33.781,48, sedangkan Nasdaq Composite menguat 1,13% menjadi 11.082,00.

Meskipun naik pada hari Kamis, indeks-indeks acuan on track menutup pekan ini di zona merah, dengan Dow turun 1,88% sejak awal pekan, S&P dan Nasdaq masing-masing minus 2,66% dan 3,31%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham semikonduktor dan teknologi seperti Nvidia dan Amazon masing-masing naik 6,5% dan 2,1%. Activision Blizzard jatuh karena FTC menggugat rencana akuisisi oleh Microsoft. GameStop naik 11% setelah membukukan pendapatan Rabu malam.

Perhatian investor tetap terfokus pada pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan, di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga 50 basis poin ke kisaran target 4,25%-4,5%.

Investor berharap peningkatan suku bunga yang lebih kecil daripada empat kenaikan sebelumnya, tetapi mungkin tidak banyak membantu mengurangi kekhawatiran resesi karena upaya Fed untuk menekan harga yang melonjak.

Indeks harga konsumen bulan November minggu depan juga akan memberikan kejelasan lebih lanjut tentang arah inflasi, bersama dengan indeks harga produsen yang dijadwalkan untuk hari Jumat.

Yield obligasi naik seiring dengan menguatnya ekuitas. Treasury 10-tahun naik 9 basis poin menjadi 3,498%. Treasury 2 tahun naik 6 basis poin di 4,32%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB