HILL Patok Harga IPO Rp 1.250

- Pewarta

Rabu, 22 Februari 2023 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Hillcon Tbk (HILL)/IST.

Foto ilustrasi: PT Hillcon Tbk (HILL)/IST.

MEDIA EMITEN – PT Hillcon Tbk (HILL) memastikan menggelar penawaran umum perdana saham atau IPO dengan mematok harga penawaran umum Rp1.250 per saham dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Maret 2023.

Hillcon menggelar masa penawaran umum pada 23-27 Februari 2023 dengan melepas sebanyak 442,3 juta saham atau 15%, sehingga dana yang bakal diraih ditargetkan Rp552,87 miliar.

Dalam prospektus di Jakarta, Rabu 22 Februari 2023, calon emiten kontraktor tambang batu bara dan nikel ini akan menggunakan 55% dana hasil IPO untuk biaya produksi penambangan, termasuk biaya bahan bakar, overhead dan pemeliharaan seluruh alat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sisanya, 45%akan digunakan untuk belanja modal atau capex untuk pembelian alat-alat berat seperti main fleet dan supporting fleet yang mendukung kegiatan operasional HS di sektor nikel.

Dalam IPO ini, Mirae Asset Sekuritas dan Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, sedangkan, Macquaire Sekuritas Indonesia menjadi penjamin emisi efek.

Hillcon menargetkan meraih laba bersih sekitar Rp700 miliar pada 2023, setelah perseroan melakukan IPO.

“Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini dapat mencapai 1,5 kali hingga 2 kali dari tahun sebelumnya dan diharapkan dapat mencetak laba bersih sekitar Rp700 miliar,” kata Direktur Hillcon Jaya Angdika.

Sebagai informasi, masa penawaran umum Hillcon telah mundur beberapa hari dari perkiraan jadwal awal.

Perseroan sempat menggelar penawaran awal (bookbuilding) yang jadwalnya semula pada 12 hingga 26 Januari 2023 namun berubah hingga 3 Februari.

Indikasi tanggal efektifnya pada 15 Februari dan masa penawaran umum pada 17-21 Februari 2023, serta tanggal pencatatan pun awalnya direncanakan pada 23 Februari 2023.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru