Wall Street Menguat Pasca Pidato Powell

- Pewarta

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) menyusul pidato Ketua The Fed. Jerome Powel, yang mengindikasikan ekonomi AS lebih kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 247,48 poin atau 0,7% ke level 34.346,90, S&P 500 juga naik 0,7% dan ditutup pada level 4.405,71, sementara Indeks Nasdaq Composite naik 0,9% menjadi 13.590,65.

Kenaikan ini cukup untuk mengakhiri tren penurunan selama tiga minggu berturut-turut pada S&P 500 dan Nasdaq, tetapi Dow mengalami kerugian untuk minggu kedua berturut-turut.

Sektor energi dan sektor konsumen berkinerja baik, masing-masing naik di atas 1%. Perusahaan energi Valero Energy dan perusahaan mainan Hasbro termasuk di antara peraih keuntungan terbesar pada hari tersebut, dengan kenaikan masing-masing sebesar 2,8% dan 5,7%.

Optimisme para investor semakin berkobar berkat keyakinan Powell terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa belanja konsumen yang kuat dan tanda-tanda awal pemulihan di pasar perumahan menjadi faktor pendorong. Powell juga menegaskan komitmen bank sentral untuk menahan inflasi agar tetap berada pada target 2%.

Menurut Powell, sektor perumahan mulai menunjukkan tanda-tanda membaik setelah mengalami perlambatan tajam selama 18 bulan terakhir,

Meskipun Powell tidak memberikan indikasi jelas tentang arah suku bunga, Quincy Krosby, Stratejisi Global Utama LPL Financial, mengatakan bahwa pergerakan naiknya imbal hasil surat utang Pemerintah Amerika akan menjadi penentu penting arah pasar.

Imbal hasil dari surat utang pemerintah AS dengan tenor 10 tahun ditutup lebih rendah pada hari Jumat di level 4,233%, setelah mencapai level tertinggi sebelumnya dalam minggu tersebut.

Sebagian investor menyatakan optimisme bahwa Federal Reserve mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga.

Berita Terkait

Pertemuan Delegasi BNSP, Kemnaker, & Kadin Indonesia dengan Zensho: Peluang Kerja 120 Ribu Tenaga Indonesia di Jepang Terbuka
Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu
Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran
Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi
Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%
Wall Street Ambles Lebih dari 1%
Wall Street Rebound
Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 15:50 WIB

Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran

Jumat, 29 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi

Kamis, 28 September 2023 - 11:21 WIB

Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%

Rabu, 27 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Ambles Lebih dari 1%

Selasa, 26 September 2023 - 08:06 WIB

Wall Street Rebound

Senin, 25 September 2023 - 08:37 WIB

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi

Sabtu, 23 September 2023 - 09:21 WIB

Wall Street Turun Empat Hari Beruntun

Berita Terbaru