MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) menyusul pidato Ketua The Fed. Jerome Powel, yang mengindikasikan ekonomi AS lebih kuat.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 247,48 poin atau 0,7% ke level 34.346,90, S&P 500 juga naik 0,7% dan ditutup pada level 4.405,71, sementara Indeks Nasdaq Composite naik 0,9% menjadi 13.590,65.
Kenaikan ini cukup untuk mengakhiri tren penurunan selama tiga minggu berturut-turut pada S&P 500 dan Nasdaq, tetapi Dow mengalami kerugian untuk minggu kedua berturut-turut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sektor energi dan sektor konsumen berkinerja baik, masing-masing naik di atas 1%. Perusahaan energi Valero Energy dan perusahaan mainan Hasbro termasuk di antara peraih keuntungan terbesar pada hari tersebut, dengan kenaikan masing-masing sebesar 2,8% dan 5,7%.
Optimisme para investor semakin berkobar berkat keyakinan Powell terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa belanja konsumen yang kuat dan tanda-tanda awal pemulihan di pasar perumahan menjadi faktor pendorong. Powell juga menegaskan komitmen bank sentral untuk menahan inflasi agar tetap berada pada target 2%.
Menurut Powell, sektor perumahan mulai menunjukkan tanda-tanda membaik setelah mengalami perlambatan tajam selama 18 bulan terakhir,
Meskipun Powell tidak memberikan indikasi jelas tentang arah suku bunga, Quincy Krosby, Stratejisi Global Utama LPL Financial, mengatakan bahwa pergerakan naiknya imbal hasil surat utang Pemerintah Amerika akan menjadi penentu penting arah pasar.
Baca Juga:
Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas
JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan
Imbal hasil dari surat utang pemerintah AS dengan tenor 10 tahun ditutup lebih rendah pada hari Jumat di level 4,233%, setelah mencapai level tertinggi sebelumnya dalam minggu tersebut.
Sebagian investor menyatakan optimisme bahwa Federal Reserve mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga.







