Wall Street Menguat, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

- Pewarta

Rabu, 11 Januari 2023 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street, AS, kembali menguat pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Nasdaq memimpin kenaikan. Investor menunggu data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini dan musim pendapatan perusahaan.

Dow Jones Industrial Average naik 187,9 poin, atau 0,56%, menjadi 33.705,55. S&P 500 diperdagangkan naik 0,7% jadi 3.704,10 dan S&P 500 diperdagangkan naik 0,70%, ditutup pada 3.919,25 poin.

S&P 500 naik sekitar 1,1% dalam 5 hari perdagangan pertama tahun 2023, yang menurut sebagian analis merupakan pertanda baik untuk sisa tahun ini. Nasdaq telah menguat dalam beberapa hari terakhir karena optimisme inflasi bakal mereda sehingga mendorong investor memborong saham teknologi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor miliarder Paul Tudor Jones optimistis bahwa Federal Reserve (The Fed) kemungkinan tidak akan menghancurkan ekonomi.

Memasuki tahun baru, investor khawatir bahwa suku bunga Fed yang tinggi dapat menyebabkan ekonomi mengalami resesi. Namun, tampaknya banyak yang memasang taruhan bahwa inflasi mulai mereda.

Pelaku pasar akan mengamati data indeks harga konsumen Kamis (12/1/2023) dan pendapatan bank besar pada Jumat (13/1/2023) untuk petunjuk kesehatan ekonomi atau sinyal bagaimana Fed akan menaikkan suku bunga ke depan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB