Wall Street Menguat, Nasdaq Melesat 1,9%

- Pewarta

Sabtu, 29 Juli 2023 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Menguat, Nasdaq Melesat 1,9%

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB ) dengan Nasdaq melesat 1,9%. Indikator inflasi mencapai tingkat terendah dalam hampir dua tahun.

Dow melonjak sebesar 176,57 poin, atau 0,5%, menjadi 35.459,29. S&P 500 naik 0,99% menjadi 4.582,23. Sedangkan Nasdaq Composite menguat sebesar 1,90% menjadi 14.316,66.

Semua tiga indeks utama mencatat kenaikan mingguan dengan Dow Jones naik sekitar 0,66%. Pada hari Kamis, Dow mengakhiri rentetan kenaikan selama 13 hari, yang belum pernah terjadi sejak tahun 1987. S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 1,01%, dan Nasdaq naik 2,02%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Juni untuk indeks harga belanja konsumen pribadi (personal consumption expenditures price index) menunjukkan terus berkurangnya inflasi. Indeks ini menunjukkan bahwa PCE inti naik 0,2% secara bulanan. PCE inti naik 4,1% dari periode tahun sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan sebesar 4,2%.

Data ini menjadi perhatian khusus setelah bank sentral menaikkan suku bunga pada awal minggu ini, sebuah langkah yang sudah banyak diperkirakan. Federal Reserve menargetkan inflasi sebesar 2% per tahun.

Musim laporan keuangan terus berlanjut dengan Procter & Gamble mengalami kenaikan hampir 3%. Perusahaan barang konsumen ini berhasil mengungguli ekspektasi laba dan pendapatan yang diajukan oleh para analis dalam kuartal terakhirnya.

Sementara itu, saham Intel naik 6,6% karena investor memberi sambutan positif atas kembalinya perusahaan tersebut ke tingkat profitabilitas. Di sisi lain, saham Roku naik 31% sehari setelah mengungguli ekspektasi Wall Street baik dari segi pendapatan maupun laba.

Namun, saham Ford Motor mengalami penurunan sebesar 3,4% meskipun perusahaan otomotif ini berhasil mengalahkan perkiraan dan meningkatkan panduan ke depan. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa adopsi kendaraan listriknya memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan karena biaya yang lebih tinggi.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru