Wall Street Menguat, Musim Laporan Keuangan Tiba

- Pewarta

Sabtu, 14 Januari 2023 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street, AS, ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan &P 500 dan Nasdaq berakhir ditutup di level tertinggi dalam sebulan. Investor mencerna data sentimen konsumen AS terbaru dan sejumlah laporan keuangan emiten.

Indeks Dow Jones Industrial Average tnaik 112,64 poin atau 0,33% menjadi 34.302,61 poin. Indeks S&P 500 menguat 15,92 poin atau 0,4% menjadi 3.999,09 poin. Nasdaq Composite meningkat 78,05 poin atau 0,71% menjadi 11.079,16 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumer non-primer dan keuangan masing-masing terdongkrak 0,97% dan 0,71% melampaui yang lainnya. Sementara itu, sektor real estat merosot 0,61% merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk minggu ini, indeks Dow naik 2%, S&P 500 naik 2,7% dan Nasdaq naik 4,8%.

Sebuah survei awal indeks sentimen konsumen AS naik menjadi 64,6 pada Januari, mencapai tertinggi multi-bulan dan naik 8,2% dari pembacaan Desember 59,7, Universitas Michigan melaporkan pada Jumat (13/1/2023).

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi tahun depan surut untuk bulan keempat berturut-turut, melemah menjadi 4% pada Januari dari 4,4% pada Desember.

Sementara itu, beberapa perusahaan keuangan kelas berat, termasuk Bank of America, JPMorgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo, melaporkan hasil kuartalan pada Jumat (13/1/2023), memulai musim laporan keuangan kuartal keempat.

JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp mengalahkan estimasi laba kuartalan, sementara Wells Fargo & Co dan Citigroup Inc tidak mencapai estimasi laba kuartalan.

Tetapi saham keempat perusahaan tersebut naik, bersama dengan indeks bank S&P 500, yang berakhir terangkat 1,6%. Saham JPMorgan naik 2,5%.

Ahli strategi mengatakan investor akan mengawasi panduan lebih lanjut dari eksekutif perusahaan dalam beberapa minggu mendatang.

Peroleh laba tahun-ke-tahun dari perusahaan-perusahaan S&P 500 diperkirakan turun 2,2% untuk kuartal tersebut menurut data Refinitiv.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB