MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street melonjak tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor optimis kesepakatan plafon utang dapat tercapai.
Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 328,69 poin atau 1% menjadi 33.093,34. Indeks S&P 500naik 54,17 poin atau 1,3% menjadi 4.205,45 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 277,59 poin atau 2,19% menjadi 12.975,69.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan di zona hijau, dengan sektor teknologi dan konsumer non-primer memimpin kenaikan, masing-masing terdongkrak 2,68% dan 2,38%. Sementara itu, sektor energi dan kesehatan memimpin penurunan dengan masing-masing melemah 0,37% dan 0,17%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, para pemimpin kongres dan Presiden AS Joe Biden melakukan komunikasi rutin sepanjang Jumat (26/5/2023). Kedua belah pihak memusatkan perhatian pada kesepakatan yang akan meningkatkan batas utang AS selama dua tahun, menurut CNBC International.
“Saya pikir kami membuat kemajuan kemarin. Saya ingin membuat kemajuan lagi hari ini,” kata Ketua DPR Kevin McCarthy kepada wartawan, Jumat (26/5/2023).
Investor juga mencermati data baru yang dirilis pada Jumat (26/5/2023), menunjukkan inflasi naik lebih dari yang diharapkan pada April. Beberapa analis memperkirakan Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan kebijakan moneter berikutnya untuk mengatasi inflasi yang tinggi.
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 4,4% untuk 12 bulan yang berakhir April, naik dari kenaikan 4,2% pada Maret, menurut data yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan, semalam.
Baca Juga:
Lancia Consult Raih Great Place To Work® Certification™ di Empat Negara
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
Indeks PCE inti yang diawasi ketat, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik tipis menjadi 4,7% tahun ke tahun pada April dari tingkat 4,6% pada Maret. Pada skala bulanan, indeks PCE dan indeks PCE inti keduanya naik 0,4% pada April, menurut Departemen Perdagangan.
Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester mengatakan dia tidak akan mengesampingkan kenaikan suku bunga lagi pada Juni. “Data yang datang pagi ini menunjukkan bahwa kami memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” katanya.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memiliki kemungkinan lebih dari 70% untuk menaikkan suku bunga dana federal sebesar 25 basis poin lagi pada Juni, menurut data dari CME FedWatch Tool.







