Wall Street Melonjak Dipimpin Sektor Teknologi

- Pewarta

Jumat, 28 April 2023 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

 MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham di Bursa Wall Street melonjak ada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Saham sektor terknologi memimpin penguatan menyusul kinerja yang kuat dari Meta Platforms.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 524,29 poin atau 1,57% dan ditutup pada 33.826,16, S&P 500 naik 1,96% dan ditutup pada 4.135,35., sedangkan Nasdaq Composite melonjak 2,43% dan ditutup pada 12.142,24. Ini adalah hari terbaik sejak Januari bagi Dow dan S&P 500 dan sejak Maret untuk Nasdaq.

Saham Meta melonjak 13,9% setelah perusahaan melaporkan pendapatan triwulanan yang melebihi ekspektasi dan memberikan proyeksi positif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa analis meningkatkan target harga mereka setelah rilis tersebut. Saham perusahaan teknologi lainnya seperti Amazon, Alphabet, Microsoft, dan Apple juga melonjak.

Saham naik di saat data PDB AS yang lebih lemah dari perkiraan yang dicerna pasar bahwa Federal Reserve dapat segera mengakhiri kenaikan suku bungannya. Fed akan memutuskan  suku bungannya minggu depan.

Ekonomi AS tumbuh 1,1% pada kuartal I-2023, sementara ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan AS tumbuh 2%. Laporan tersebut juga menunjukkan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan dengan harga meningkat sebesar 4% dibandingkat dengan perkiraan konsensus sebesar 3,7%.

Honeywell, sebagai penanda arah industri, menambah lebih dari 4% berkat laporan triwulanan yang lebih baik dari yang diharapkan oleh Wall Street. Teladoc dan Comcast termasuk di antara perusahaan lain yang diperdagangkan lebih tinggi setelah melaporkan laporan laba.

Namun, Caterpillar, yang merupakan barometer ekonomi global lainnya, turun sekitar 0,9% karena investor khawatir penumpukan persediaan menunjukkan permintaan melambat.

Dow dan S&P 500 sedikit di atas garis datar untuk minggu ini, sementara Nasdaq telah naik 0,6% selama periode yang sama. Tetapi Nasdaq telah tertinggal pada basis bulan hingga tanggal ini, turun 0,7% sementara Dow dan S&P 500 naik masing-masing 1,7% dan 0,6% sejak April dimulai.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru