MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB ). Imbl hasil (yield) obligasi AS menguat dengan Treasury 10 tahun yang kembali di atas 4% membuat investor berpindah ke pasar uang.
Setelah reli 13 hari, Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 237,40 poin, atau 0,67%, menjadi 35.282,72. Sementara itu, S&P 500 turun 0,64% menjadi 4.537,41, Nasdaq Composite terkoreksi 0,55% menjadi 14.050,11.
Saham Meta Platforms melonjak 4,4% berkat hasil yang lebih baik dari yang diharapkan dan panduan yang kuat. Angka-angka perusahaan ini diperkuat oleh pemulihan pendapatan iklan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan terbaru tentang produk domestik bruto pada hari Kamis menunjukkan kenaikan sebesar 2,4% pada kuartal kedua, yang lebih baik dari perkiraan kenaikan sebesar 2% dari para ahli ekonomi yang disurvei oleh Dow Jones.
Laporan PDB juga menunjukkan tekanan harga yang mengendur, dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi naik sebesar 2,6% pada kuartal kedua. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan kenaikan sebesar 3,2% dari para ahli ekonomi, dan juga lebih rendah dari kenaikan sebesar 4,1% pada kuartal sebelumnya.
Indeks Dow terus naik pada minggu ini bahkan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga menjadi yang tertinggi dalam 22 tahun pada hari Rabu.
Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan setelah keputusan tersebut bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga lagi atau mempertahankan pada tingkat ini tergantung pada data.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Bank sentral akan kembali mengadakan pertemuan pada bulan September dan pelaku pasar berharap data-data mendatang akan membuat Federal Reserve untuk mundur.







