Wall Street Melemah, Yield Obligasi AS Menguat

- Pewarta

Jumat, 28 Juli 2023 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB ). Imbl hasil (yield) obligasi AS menguat dengan Treasury 10 tahun yang kembali di atas 4% membuat investor berpindah ke pasar uang.

Setelah reli 13 hari, Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 237,40 poin, atau 0,67%, menjadi 35.282,72. Sementara itu, S&P 500 turun 0,64% menjadi 4.537,41, Nasdaq Composite terkoreksi 0,55% menjadi 14.050,11.

Saham Meta Platforms melonjak 4,4% berkat hasil yang lebih baik dari yang diharapkan dan panduan yang kuat. Angka-angka perusahaan ini diperkuat oleh pemulihan pendapatan iklan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan terbaru tentang produk domestik bruto pada hari Kamis menunjukkan kenaikan sebesar 2,4% pada kuartal kedua, yang lebih baik dari perkiraan kenaikan sebesar 2% dari para ahli ekonomi yang disurvei oleh Dow Jones.

Laporan PDB juga menunjukkan tekanan harga yang mengendur, dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi naik sebesar 2,6% pada kuartal kedua. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan kenaikan sebesar 3,2% dari para ahli ekonomi, dan juga lebih rendah dari kenaikan sebesar 4,1% pada kuartal sebelumnya.

Indeks Dow terus naik pada minggu ini bahkan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga menjadi yang tertinggi dalam 22 tahun pada hari Rabu.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan setelah keputusan tersebut bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga lagi atau mempertahankan pada tingkat ini tergantung pada data.

Bank sentral akan kembali mengadakan pertemuan pada bulan September dan pelaku pasar berharap data-data mendatang akan membuat Federal Reserve untuk mundur.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB