Wall Street Lanjut Menguat, Inflasi Diperkirakan Melambat

- Pewarta

Rabu, 12 Juli 2023 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Lanjut Menguat, Inflasi Diperkirakan Melambat

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITENTiga indeks utama saham di Bursa Wall Street memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Investor menunggu laporan inflasi utama yang diperkirakan menunjukkan perlambatan sehingga Federal Reserve mendekati akhir dari siklus pengetatannya.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 317,02 poin atau 0,93% menjadi menetap pada 34.261,42 poin. Indeks S&P 500 menguat 29,73 poin atau 0,67% menjadi berakhir di 4.439,26 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 75,22 poin atau 0,55% menjadi ditutup pada 13.760,70 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan energi dan utilitas memimpin kenaikan masing-masing terangkat 2,2% dan 1,24%. Sementara itu, sektor kesehatan berakhir tidak berubah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks harga konsumen (IHK) akan dirilis pada Rabu waktu setempat diperkirakan sekitar 3,1% secara tahun-ke-tahun pada Juni, penurunan lanjutan dari kenaikan tahunan 4% pada Mei, jatuh ke level terendah sejak Maret 2021, menurut perkiraan dari Bloomberg.

Namun, inflasi inti, yang tidak termasuk barang-barang yang volatil seperti makanan dan energi, diperkirakan akan lebih tinggi sebesar 5% dalam basis tahunan pada Juni, menurut Bloomberg. Banyak analis percaya bahwa inflasi inti tetap tinggi dan tidak memperkirakan pelemahan inflasi utama untuk menghalangi kenaikan suku bunga.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memiliki sekitar 92% kemungkinan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin lagi pada pertemuan Juli, data dari CME FedWatch Tool menunjukkan Selasa (11/7) sore.

Investor juga menunggu laporan laba perusahaan kuartal kedua. Nama-nama bank besar seperti JPMorgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo akan mengumumkan hasilnya akhir pekan ini, dengan fokus pada kesehatan sektor perbankan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru