Wall Street Dututup Menguat, Respons Pidato Powell

- Pewarta

Rabu, 8 Februari 2023 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di bursa Wall Street ditutup menguat pada Selasa (Rabu pagi WIB) setelah komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang mengindikasikan inflasi telah mulai mereda.

Dow Jones Industrial Average menguat 265,67 poin, atau 0,78%, menjadi 34.156,69. S&P 500 naik 1,29% menjadi 4.164,00 poin. Indeks Komposit Nasdaq membukukan kenaikan harian terbesar, naik 1,9% menjadi 12.113,79.

Indeks acuan utama menguat setelah sambutan Powell di The Economic Club of Washington, D.C. Dow sempat naik lebih dari 275 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing sempat diperdagangkan naik lebih dari 1%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan itu terjadi karena investor menyambut komentar Powell tentang disinflasi yang mengindikasikan bank sentral dapat terus memperlambat kampanye kenaikan suku bunga.

“Proses disinflasi, proses menurunkan inflasi, telah dimulai dan dimulai di sektor barang,” kata Powell. “Tapi perjalanannya masih panjang. Ini adalah tahap paling awal dari disinflasi.”

Powell kemudian mengatakan dalam diskusi bahwa Fed dapat dipaksa untuk menaikkan lebih agresif, yang dapat membuat investor ketakutan sesaat. Tiga indeks utama sempat berubah negatif setelah pernyataan Powell ini, tetapi lalu menetap di zona hijau.

Powell mengulangi pernyataannya minggu lalu setelah The Fed menaikkan suku bunga, di mana dia mengatakan bahwa bank sentral percaya telah membuat kemajuan yang solid dalam menurunkan inflasi. Komentar tersebut dipandang sebagai dovish oleh investor dan memicu reli saham.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB