MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham di Bursa Wall Street, AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Saham bergejolak di awal sesi karena khawatir krisis perbankan akan meluas ke Deutsche Bank.
Dow Jones Industrial Average naik 132,28 poin, atau 0,41%, jadi 32.237,53, S&P 500 naik 0,56%, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,3%.
Semua indeks utama mencatat tren positif secara mingguan dengan Dow Jones naik 0,4% minggu ini. Adapun S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1,4% dan 1,6%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu faktor yang membantu pasar adalah bangkitnya kembali saham-saham bank regional. Sektor ini menguat pada Jumat, dengan SPDR S&P Regional Banking ETF naik 3,01%.
Aksi jual Deutsche Bank yang terdaftar di bursa AS pada Jumat pagi memberikan tekanan pada pasar dan indeks utama, sebelum saham bank regional pulih. Deutsche Bank ditutup melemah 3,11% pada Jumat, rebound dari penurunan 7% di awal sesi.
Saham Deutsche Bank diperdagangkan dari level terburuknya di sesi ini, yang menyebabkan indeks utama AS juga memangkas kerugian.
Aksi jual saham dipicu setelah credit default swap pemberi pinjaman Jerman melonjak, tetapi tanpa katalis yang jelas. Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran atas kesehatan industri perbankan Eropa.
Baca Juga:
Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
Awal bulan ini, regulator Swiss memaksa UBS mengakuisisi saingannya Credit Suisse.
Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Christine Lagarde mencoba meredakan kekhawatiran dengan menyatakan bahwa bahwa bank-bank Uni Eropa tangguh dengan posisi modal dan likuiditas kuat. Lagarde mengatakan ECB dapat menyediakan likuiditas jika diperlukan.
Investor juga terus memantau langkah kebijakan terbaru Fed yang diumumkan minggu ini. The Fed menaikkan suku bunga seperempat poin. Fed juga mengisyaratkan kampanye kenaikan suku bunga akan segera berakhir.
Ketua Fed Jerome Powell mencatat kondisi kredit semakin ketat sehingga berpotensi memberikan tekanan pada perekonomian.
Menteri Keuangan Janet Yellen Kamis (23/3/2023) mengatakan regulator siap mengambil tindakan jika diperlukan untuk menstabilkan bank-bank AS. Komentarnya untuk meningkatkan kepercayaan sistem perbankan AS setelah penutupan Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank.







