Wall Street Ditutup Menguat, Jelang FOMC

- Pewarta

Sabtu, 10 Juni 2023 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). P asar menunggu sinyal Fed menjelang FOMC minggu depan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 43,17 poin atau 0,13% menjadi 33.876,78 poin. Indeks S&P 500 menguat 4,93 poin atau 0,11% menjadi 4.298,86 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 20,62 poin atau 0,16% menjadi 13.259,14 poin.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan material, energi dan utilitas memimpin penurunan masing-masing turun 0,82%, 0,58% dan 0,58%. Sementara itu, sektor teknologi dan konsumer non-primer memimpin penguatan dengan masing-masing naik 0,46% dan 0,44%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reli di saham teknologi besar berlanjut dan mendorong Komposit Nasdaq ke rekor kenaikan mingguan terpanjang sejak 2019. Saham Tesla, yang melonjak sepanjang minggu, memperpanjang relinya setelah General Motors (GM) bergabung dengan Ford dalam menyetujui penggunaan jaringan pengisian daya kendaraan listriknya.

Sementara itu, saham Nvidia dan Advanced Micro Devices melonjak berkat antusiasme investor terhadap kecerdasan buatan.

S&P 500 lanjut naik lebih jauh ke wilayah bull-market pada Jumat (9/6/2023), dengan beberapa investor menyambut pencapaian tersebut setelah secara teknis keluar dari wilayah bear-market sementara yang lain berhati-hati tentang momentum pasar. 

Kurangnya data membuat pasar, Jumat (9/6/2023) relatif sepi. Investor sekarang menunggu angka indeks harga konsumen dan keputusan kebijakan dari Federal Reserve minggu depan, dengan banyak yang percaya akan ada lebih banyak volatilitas minggu depan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB