Wall Street Ditutup Menguat, Akhiri Juli dengan Positif

- Pewarta

Selasa, 1 Agustus 2023 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB ), mengakhiri bulan Juli dengan catatan positif.

Dow Jones Industrial Average menguat 100,24 poin atau 0,28% menjadi 35.559,53, S&P 500 naik tipis 0,15% menjadi 4.588,96. Sementara itu, Nasdaq Composite menguat 0,21% menjadi berakhir pada 14.346,02.

Indeks-indeks di Wall Street tutup Juli dengan catatan positif. S&P 500 melonjak 3,1% untuk membukukan bulan positif kelima berturut-turut. Nasdaq Composite yang padat teknologi naik sekitar 4,1% dan mencatatkan kenaikan bulan kelima berturut-turut untuk pertama kalinya sejak April 2021. Dow Jones bertambah sekitar 3,4%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor dalam beberapa pekan terakhir semakin berharap tentang skenario soft landing. Sebab, data ekonomi menunjukkan kekuatan berkelanjutan di pasar tenaga kerja dan pendinginan inflasi. Pendapatan emiten di kuartal kedua juga terus mengalir lebih baik dari yang diharapkan.

Chris Zaccarelli dari Independent Advisor Alliance mengatakan, penghasilan emiten tidak seburuk yang dikhawatirkan, hal yang baik untuk pasar.

Sementara musim pendapatan lebih dari setengahnya telah melaporkan, Zaccarelli menambahkan, laporan dari dari Amazon dan Apple yang akan keluar pada Kamis (3/8/2023) yang akan ‘mempengaruhi’ untuk pasar.

Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam lebih dari 22 tahun setelah melewati kenaikan seperempat poin atau 25 basis poin (bps). Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral akan membuat keputusan berdasarkan data berdasarkan pertemuan demi pertemuan.

Seiring dengan pendapatan, investor tetap fokus pada laporan pekerjaan Jumat 4 Agustus 2023. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan ekonomi AS telah menambah 200 ribu pekerjaan pada bulan Juli. Nonfarm payrolls meningkat 209 ribu di Juni.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB