MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup beragam pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pasar merespons data pekerjaan AS dengan nonfarm payrolls lebih tinggi dari perkiraan.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 34,87 poin, atau 0,1%, menjadi 34.429,88 poin setelah sempat hilang 350 poin. S&P 500 merosot 0,1% menjadi 4.071,70, rebound dari penurunan 1,2%. Nasdaq Composite turun 0,18% menjadi 11.461,50 poin.
Ketiga indeks mencatat kenaikan mingguan. Nasdaq membukukan kenaikan terbesar hampir 2,1% sepanjang minggu ini. S&P 500 bertambah 1,1% dan Dow naik 0,2%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penutupan Jumat menandai pertama kalinya tiga indeks utama membukukan kenaikan mingguan berturut-turut sejak Oktober.
Laporan data ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan nonfarm payrolls naik 263 ribu, di atas ekspektasi 200 ribu dan pertumbuhan upah dipercepat bahkan saat kekhawatiran resesi meningkat.
Penghasilan per jam rata-rata juga melampaui ekspektasi, melonjak 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu naik 5,1% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Sementara itu, tingkat pengangguran AS seperti yang diperkirakan pada angka 3,7%.
Investor menantikan tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja, terutama upah, sebagai pendahulu pendinginan inflasi yang lebih cepat yang akan memungkinkan Fed untuk memperlambat dan akhirnya menghentikan siklus kenaikan suku bunga saat ini.
Baca Juga:
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game
Pada Rabu lalu, Ketua Fed Jerome Powell mengkonfirmasi kenaikan suku bunga melambat mulai awal Desember.





