Wall Street Dilanda Aksi Jual Jelang Rilis Data Penggajian

- Pewarta

Jumat, 10 Maret 2023 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

MEDIA EMITEN – Wall Street kembali dilanda aksi jual sehingga tiga indeks utamanya jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Investor bersiap menunggu rilis data penggajian pada akhir pekan ini.

Dow Jones Industrial Average turun 543,54 poin, atau 1,66%, menjadi 32.254,86, S&P 500 turun 1,85% menjadi 3.918,32, dan Komposit Nasdaq turun 2,05% menjadi 11.338,35.

Pelemahan Kamis membuat Dow Jones ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak 9 November.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk minggu dan tahun ini, Dow Jones masing-masing turun 3,4% dan 2,7%. Sementara S&P dan Nasdaq masing-masing naik 2,05% dan 8,33% pada tahun 2023, tetapi berada di jalur penurunan mingguan sebesar 3% atau lebih.

Saham-saham bank dilanda aksi jual dengan Silicon Valley Bank (SVB) merosot 60% setelah mengumumkan penjualan saham senilai US$ 1,75 miliar, membuat kapitalisasi pasarnya menjadi US$ 6 miliar. Inimenyeret bank regional lainnya. Saham Silvergate anjlok lebih 42% di tengah berita akan menutup operasi.

Kerugian mendorong sektor keuangan S&P turun 4,1% hari terburuk sejak Juni 2020. Pemimpin sektor keuangan Bank of America dan Wells Fargo juga terpukul, masing-masing jatuh lebih 6%.

Investor mencermati berita keadaan pasar tenaga kerja menjelang laporan nonfarm payrolls Jumat. Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir 4 Maret naik lebih dari yang diharapkan, menandakan bahwa pasar tenaga kerja mungkin mulai melambat.

Pelemahan bursa AS Kamis setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengulangi pesan peringatannya kepada anggota parlemen bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.

Namun Powell menekankan bahwa belum ada keputusan yang dibuat pada pertemuan Maret.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB