MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).Kesepakatan untuk pembelian aset Silicon Valley Bank (SVB) membantu meningkatkan saham bank, sementara penurunan saham terkait teknologi membatasi kenaikan.
Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 194,55 poin atau 0,6% menjadi 32.432,08 poin. Indeks S&P 500 naik 6,54 poin atau 0,16% menjadi 3.977,53 poin. Namun, indeks Komposit Nasdaq turun 55,12 poin atau 0,47% menjadi ditutup pada 11.768,84 poin.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing terdongkrak 2,1% dan 1,4% melampaui yang lainnya. Sementara itu, sektor jasa komunikasi dan teknologi masing-masing turun 1,08% dan 0,8%, dua kelompok dengan kinerja terburuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sektor perbankan tetap menjadi fokus di Wall Street. Saham JPMorgan Chase & Co naik 2,9% dan Bank of America bertambah 5%. Keduanya berada di antara saham yang memberi S&P 500 dorongan terbesar pada Senin (27/3/2023).
Saham First Citizens BancShares melonjak lebih dari 50% pada Senin (27/3/2023), setelah pemberi pinjaman yang berbasis di North Carolina itu mengatakan akan mengakuisisi SVB, pemberi pinjaman yang berfokus pada teknologi yang gagal awal bulan ini dan memicu gejolak perbankan.
Runtuhnya Silicon Valley Bank dengan cepat, diikuti oleh tekanan lanjutan pada bank-bank regional, membuat pasar mewaspadai bank-bank lain yang berpotensi rentan.
Saham First Republic Bank melonjak 11,8% setelah Bloomberg melaporkan otoritas AS sedang mempertimbangkan lebih banyak dukungan untuk bank, yang dapat memberikan lebih banyak waktu bagi First Republic yang kesulitan untuk menopang neraca keuangannya.
Baca Juga:
Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
Komite Perbankan Senat AS akan mengadakan sidang tentang kegagalan bank pada Selasa.
Namun, saham-saham pertumbuhan terkait teknologi lebih rendah dan menekan Nasdaq berakhir melemah dengan saham Apple turun 1,2%.






