Wall Street Beragam, Kesepakatan SVB Angkat Saham Bank

- Pewarta

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Beragam, Kesepakatan SVB Angkat Saham Bank

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).Kesepakatan untuk pembelian aset Silicon Valley Bank (SVB) membantu meningkatkan saham bank, sementara penurunan saham terkait teknologi membatasi kenaikan.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 194,55 poin atau 0,6% menjadi 32.432,08 poin. Indeks S&P 500 naik 6,54 poin atau 0,16% menjadi 3.977,53 poin. Namun, indeks Komposit Nasdaq turun 55,12 poin atau 0,47% menjadi ditutup pada 11.768,84 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing terdongkrak 2,1% dan 1,4% melampaui yang lainnya. Sementara itu, sektor jasa komunikasi dan teknologi masing-masing turun 1,08% dan 0,8%, dua kelompok dengan kinerja terburuk.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor perbankan tetap menjadi fokus di Wall Street. Saham JPMorgan Chase & Co naik 2,9% dan Bank of America bertambah 5%. Keduanya berada di antara saham yang memberi S&P 500 dorongan terbesar pada Senin (27/3/2023).

Saham First Citizens BancShares melonjak lebih dari 50% pada Senin (27/3/2023), setelah pemberi pinjaman yang berbasis di North Carolina itu mengatakan akan mengakuisisi SVB, pemberi pinjaman yang berfokus pada teknologi yang gagal awal bulan ini dan memicu gejolak perbankan.

Runtuhnya Silicon Valley Bank dengan cepat, diikuti oleh tekanan lanjutan pada bank-bank regional, membuat pasar mewaspadai bank-bank lain yang berpotensi rentan.

Saham First Republic Bank melonjak 11,8% setelah Bloomberg melaporkan otoritas AS sedang mempertimbangkan lebih banyak dukungan untuk bank, yang dapat memberikan lebih banyak waktu bagi First Republic yang kesulitan untuk menopang neraca keuangannya.

Komite Perbankan Senat AS akan mengadakan sidang tentang kegagalan bank pada Selasa.

Namun, saham-saham pertumbuhan terkait teknologi lebih rendah dan menekan Nasdaq berakhir melemah dengan saham Apple turun 1,2%.


Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru