Trump Berencana Calonkan Mantan Capres Partai Republik ke Kursi Fed

- Pewarta

Jumat, 5 April 2019 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump Berencana Calonkan Mantan Capres Partai Republik ke Kursi Fed

Mediaemiten.com, Washington – Presiden AS Donald Trump berencana untuk mencalonkan mantan calon presiden dari Partai Republik, Herman Cain untuk menduduki kursi dewan gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), demikian media AS melaporkan.

Trump, menurut Bloomberg yang mengutip orang-orang yang dekat dengan masalah tersebut, berencana mengumumkan hal itu dalam waktu dekat. Bahkan situs berita dan informasi AS, Axios menyebutkan bahwa Trump diperkirakan akan mengumumkan pemilihan Hermain Cain segera setelah pemeriksaan latar belakang selesai.

Hermain Cain pernah menjabat sebagai Direktur Federal Reserve Kansas City pada 1990-an dan kemudian mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Republik pada 2012. Tahun lain ia mendirikan komite aksi politik pro-Trump, America Fighting Back PAC. Komite aksi politik PAC adalah sebuah organisasi yang mengumpulkan dan mendistribusikan kontribusi kampanye untuk kandidat yang mencari jabatan politik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini ada dua lowongan dari tujuh anggota dewan Federal Reserve dan nominasi terhadap mereka harus disetujui oleh Senat.

Pada Maret Trump telah menawarkan kursi dewan Federal Reserve kepada mantan penasihat kampanye Stephen Moore, yang baru-baru ini menerbitkan sebuah opini yang ia tulis bersama di Wall Street Journal. Ia berpendapat kebijakan uang ketat Federal Reserve merupakan ancaman bagi pertumbuhan ekonomi AS.

Moore adalah rekan tamu untuk Proyek Pertumbuhan Ekonomi di The Heritage Foundation. Dia menciptakan Club for Growth, yang membantu memilih anggota Kongres yang konservatif.

Sebelumnya Federal Reserve telah melakukan empat kenaikan suku bunga pada 2018 dan melanjutkan langkah menuju normalisasi kebijakan yang dimulai sejak 2015.

Trump telah berulang kali memberikan tekanan terhadap Federal Reserve untuk menunda kenaikan suku bunga, bahkan telah mempertimbangkan memecat kepala bank sentral itu beberapa bulan lalu.

Pada Maret, Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari, dan sekali lagi berjanji untuk bersabar dengan kenaikan suku bunga pada masa depan. (ris)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru