Survei : Sektor Manufaktur AS Tumbuh Moderat pada April

- Pewarta

Kamis, 2 Mei 2019 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Houston – Survei Purchasing Managers Index (PMI) Amerika Serikat (AS) pada April mengindikasikan pertumbuhan moderat perusahaan manufaktur di negara itu, menurut data yang dirilis oleh Markit IHS pada Rabu (2/5/2019).

Data akhir IHS Markit menyebutkan PMI manufaktur mencapai angka 52,6, naik sedikit dari level terendah baru-baru ini pada angka 52,4. Hal itu menandakan bahwa peningkatan terbaru dalam kesehatan sektor manufaktur di negara itu, yang paling lambat kedua sejak Juni 2017.

Meskipun lebih cepat dari yang terlihat pada Maret, peningkatan terbaru dalam produksi di sektor penghasil barang termasuk yang terlemah dalam dua tahun terakhir dan di bawah tren.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan bisnis baru AS dipercepat dari level terendah bulan Maret di bulan April, meskipun lebih lambat dari rata-rata 2018.

Meskipun bisnis baru tumbuh lebih cepat, tingkat penciptaan lapangan kerja menurun pada bulan April. Pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lambat mencerminkan kepercayaan yang rendah di antara produsen. Ekspektasi “output” merosot ke level terendah empat bulan. Para panelis mengungkapkan kekhawatiran seputar kondisi permintaan yang kurang kuat pada 2019.

Permintaan klien asing tetap lemah. Peningkatan terjadi pada penjualan ekspor terkait dengan akuisisi klien baru. Namun banyak yang menyoroti ketegangan perdagangan global dan melambatnya permintaan asing sebagai faktor yang menghambat pertumbuhan.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua,
perusahaan manufaktur mencatat kenaikan simpanan pada bulan April. Tingkat akumulasi adalah yang tercepat sejak November lalu karena pertumbuhan pesanan baru melampaui peningkatan dalam output.

Di sisi harga, inflasi harga “input” mereda untuk bulan keenam berturut-turut dan menandakan kenaikan beban biaya paling lambat sejak Juli 2017.

Kepala Ekonom Bisnis IHS Markit Chris Williamson mengatakan bahwa perbandingan historis menunjukkan bahwa ukuran “output” survei perlu naik di atas 53,5 untuk menandakan pertumbuhan produksi pabrik dan “data menambah tanda-tanda bahwa ekonomi tampaknya akan melambat setelah lebih kuat dari yang diharapkan mulai tahun ini. ”

IHS Markit adalah perusahaan global di bidang informasi kritis, analitik, dan solusi, untuk industri besar dan pasar yang menggerakkan perekonomian di seluruh dunia. (ris)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru