Senin Pagi, Saham Asia Mayoritas Dibuka Fluktuatif Cenderung Menguat

- Pewarta

Senin, 3 April 2023 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

MEDIA EMITEN – Saham-saham di kawasan Asia mayoritas dibuka menguat pada Senin 3 April 2023. Investor mencerna lebih lanjut data manufaktur utama di wilayah tersebut.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent berjangka dan minyak mentah Intermediate West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak sebanyak 8% setelah anggota OPEC+ setuju untuk memangkas lebih dari 1 juta barel per hari hingga akhir 2023.

S&P/ASX 200 Australia naik 0,66%,.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nikkei 225 Jepang dibuka 0,5% lebih tinggi dan Topix naik 0,57%.

Kospi Korea Selatan bergerak fluktuatif cenderung menguat 0,29%, sementara Kosdaq bergerak 0,36% lebih tinggi.

Survei swasta pada manufaktur dari China, India, dan Korea Selatan diharapkan akan dipublikasikan, sementara Singapura dan Filipina akan merilis statistik manufaktur resmi mereka untuk bulan Maret.

Saham A.S. pada hari Jumat naik pada hari Jumat setelah pengukur inflasi pilihan Federal Reserve menunjukkan kenaikan harga yang lebih dingin dari perkiraan.

Indeks pengeluaran konsumsi pribadi inti, yang tidak termasuk biaya energi dan makanan, naik 0,3% pada Februari, lebih rendah dari perkiraan 0,4%. Ketiga indeks utama AS ditutup lebih tinggi, dengan Nasdaq Composite memimpin kenaikan sebesar 1,74%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB