Sempat Alami Krisis Kepercayaan, Ke Depan AISA Ingin Raih Tata Kelola Terbaik

- Pewarta

Sabtu, 4 Agustus 2018 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Begini, Sejarah dan Aksi Korporasi TPS Food

TPS Food mulai dibangun ketika Tan Pia Sioe mendirikan pabrik bihun jagung di Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan merek “Cap Cangak Ular” pada 1959.

Kemudian, dengan kultur manajemen keluarga dan loyalitas konsumennya pada 1992, keturunan ketiga Tan Pia Sioe, yaitu Joko Mogoginta mendirikan PT Tiga Pilar Sejahtera, yang namanya diambil dari inisial Tan Pia Sioe (TPS).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama 26 tahun membangun TPS Food, kini perusahaan kami berkembang menjadi perusahaan dengan beragam lini bisnis, mulai dari makanan (TPS Food), minyak sawit mentah atau CPO (TPS Palm Oil), hingga beras (TPS Rice),” kata Joko.

Pada 2003, TPS menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food) dengan kode emiten AISA, melalui “backdoor listing” setelah mengakuisisi PT Asia Inti Selera Tbk, produsen mi kering.

Selanjutnya, pada 2008, TPS Food mengakuisisi PT Poly Meditra Indonesia (PMI) yang bergerak di bidang makanan manis, biskuit, dan makanan ringan, jelasnya.

Terus melangkah mengembangkan bisnis perusahaan dalam sektor pangan, pada 2010, mengakuisisi pabrik beras PT Jatisari Sri Rejeki dan 2011 mengakuisisi pabrik beras milik PT Alam Makmur Sembada.

Masih pada tahun yang sama, TPS mengakuisisi dua fasilitas produksi biskuit PT Balaraja Bisco Paloma (BBP) dan mengakuisisi merek Taro beserta fasilitas produksinya dari PT Unilever Indonesia Tbk.

Selain itu, TPS Food melalui entitas anak usaha, PT Bumiraya Investindo, melakukan “joint venture” dengan Bunge Agribusiness Singapore Pte Ltd.

Pada 2012, perseroan mengakuisisi PT Subafood Pangan Jaya untuk TPS Food, PT Sukses Abadi Karya Inti untuk TPS Rice, dan PT Tandan Abadi Mandiri untuk TPS Palm Oil. (gyo)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru