Sektor Teknologi dan Energi Dorong Wall Street Lanjutkan Reli

- Pewarta

Selasa, 13 September 2022 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street lanjutkan reli yang dipimpin saham sektor teknologi dan energi. Tiga indeks utama saham menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari keempat berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 229,63 poin atau 0,71% menjadi 32.381,34 poin. Indeks S&P 500 terangkat 43,05 poin atau 1,06% menjadi 4.110,41 poin. Nasdaq tComposite naik 154,10 poin atau 1,27% menjadi ditutup pada level 12.266,41.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor energi dan teknologi masing-masing terangkat 1,81% dan 1,63%, memimpin kenaikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wall Street terus mengevaluasi keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan datang. Ekspektasi pasar meningkat bahwa bank sentral AS kemungkinan akan memilih kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga berturut-turut pada pertemuannya akhir bulan ini.

Pekan lalu, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali komitmen Fed untuk memerangi inflasi dan tidak akan berhenti sampai pekerjaan selesai.

Investor juga menunggu serangkaian sorotan ekonomi, termasuk indeks harga konsumen AS Agustus pada Selasa waktu setempat, indeks harga produsen pada Rabu (14/9), dan data penjualan ritel pada Kamis (15/9).

Indeks harga konsumen (IHK) diharapkan dirilis sebelum bel pembukaan Selasa, adalah acara utama minggu ini, dan akan diteliti untuk tanda-tanda mengenai jumlah dan ukuran kenaikan suku bunga di masa depan dari Fed.

“IHK diperkirakan akan melihat sedikit penurunan,” kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut seperti dikutip Reuters. “Pasar berharap bahwa berita itu diterjemahkan ke dalam kenaikan suku bunga yang lebih kecil setelah pertemuan FOMC September.”

Pada Kamis (8/9), Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bank sentral tetap “berkomitmen kuat” untuk mengatasi inflasi yang tinggi selama beberapa dekade, dan akan “terus melakukannya sampai pekerjaan selesai.”

Untuk pekan yang berakhir Jumat (9/9), indeks Dow naik 2,7%, S&P 500 naik 3,6% dan Nasdaq naik 4,1%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru