Rupiah Masih Tertekan, Kurs JISDOR Rp 15.198/Dolar AS

- Pewarta

Kamis, 3 Agustus 2023 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Rupiah melemah terhadap dolar AS/Dok.

Foto ilustrasi: Rupiah melemah terhadap dolar AS/Dok.

MEDIA EMITENRupiah masih tertekan seiring pelemahan mata uang regional dan global karena dolar AS menguat. Kurs rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis, 3 Agustus 2023 melemah ke posisi Rp15.198 dari sebelumnya Rp15.171.

Sementara itu, di pasar spot rupiah ditutup pada level Rp 15.186 per dolar AS atau melemah 0,07% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.175 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS. Pesso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,62%, disusul baht Thailand yang melemah 0,47%, ringgit Malaysia melemah 0,28%, rupee India melemah 0,23%, dolar Singapura melemah 0,20%, dolar Taiwan melemah 0,18%, won Korea melemah 0,09%, rupiah melemah 0,07% dan dolar Hong Kong melemah 0,04% terhadap dolar AS.

Sedangkan yen Jepang dan yuan China menguat terhadap dolar AS dengan penguatan masing-masing 0,21% dan 0,02%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 102,71 naik dari sehari sebelumnya di level 102,59.

Rupiah pada Kamis pagi sempat menyentuh level psikologis Rp 15.200. Pelemahan rupiah dipengaruhi ketidakpastian global yang dipicu penurunan peringkat utang Amerika Serikat (AS) oleh Fitch Rating, sehingga akan berdampak dalam jangka pendek terhadap mata uang emerging.

Berita Terkait

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto
Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024
OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan
Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu
BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi
Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali
Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:09 WIB

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:10 WIB

Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:37 WIB

OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:57 WIB

BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 4 Juli 2024 - 01:49 WIB

Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:37 WIB

Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global

Berita Terbaru