Pendiri FTX, Sam Bankman-Fried Ditahan

- Pewarta

Selasa, 13 Desember 2022 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri FTX, Sam Bankman-Fried Ditahan

Pendiri sekaligus CEO FTX, Sam Bankman Fried/IST.

MEDIA EMITEN – Pendiri sekaligus CEO FTX, Sam Bankman-Fried, ditahan oleh otoritas Bahama setelah Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik New York Selatan mengirimkan tuntutan pidana.

Otoritas Bahaman merencanakan untuk melakukan kebijakan ekstradisi, dimana Sam akan diantar pulang ke Amerika Serikat untuk diadili di sana, demikian dikutip dari CNBC International Selasa 13 Desember 2022.

Sebelum penahanannya, Sam telah dijadwalkan untuk bersaksi secara virtual dihadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Selasa (13/12), namun pengacaranya memberitahu bahwa Sam tak akan hadir.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu anggota kongres, Maxine Waters, bahkan mengaku terkejut dengan kabar penahanan Sam. “Kita kecewa mendengar kabar penahanan ini, karena kongres tidak akan bisa mendengar pernyataannya terkait kolapsnya FTX pada Selasa ini,” ujarnya.

FTX adalah platform perdagangan kripto, dan ini menjadi peristiwa tuntutan kriminal pertama yang menimpa industri aset crypto.

Jaksa AS untuk Distrik New York Selatan, Damian Williams, mengatakan di Twitter bahwa pihaknya mengantisipasi tindakan pencabutan tuntutan pidana terhadap Sam Bankman-Fried pada Selasa.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan CNBC dari New York Times, tuntutan yang dikenakan terhadap Sam Bankman-Fried meliputi tindakan terkait wire fraud, konspirasi wire fraud, fraud pada sekuritas, konspirasi terkait fraud pada sekuritas, dan pencucian uang.

Sementara itu, Komisi Sekuritas dan Bursa AS juga telah menginisiasi rancangan tuntutan berbeda terhadap Sam Bankman-Fried, yang berhubungan dengan pelanggaran terhadap regulasi sekuritas AS.

“Tuntutan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS itu akan disampaikan secara terbuka kepada Kejaksaan Distrik New York Selatan pada Selasa ini,” ucap Direktur Penegakan Hukum Komisi Sekuritas dan Bursa AS, Gurbir Grewal.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB