Penasihat Keamanan Nasional AS Serukan Sikap Lebih Keras ke China

- Pewarta

Jumat, 26 Juni 2020 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penasihat Keamanan Nasional AS Serukan Sikap Lebih Keras ke China

Mediaemiten.com, Jakarta – Penasihat keamanan nasional presiden AS Donald Trump mengatakan China sedang berusaha “membuat kembali dunia” sesuai yang dibayangkannya.

Berbicara hari Rabu (24/6/2020) di hadapan sekelompok tokoh bisnis di Phoenix, Arizona, Robert O’Brien mengatakan para pembuat kebijakan AS secara naif meyakini selama puluhan tahun bahwa Partai Komunis China akan terus bergerak ke arah demokrasi sementara ekonomi negara itu berkembang, dan pada saat bersamaan meremehkan banyaknya pelanggaran HAM oleh Beijing.

O’Brien mengatakan China telah meluncurkan upaya besar-besaran untuk mempengaruhi opini di dalam AS. Ia mengklaim bahwa orang-orang di belasan kota Amerika mendengarkan stasiun-stasiun radio FM yang menyiarkan “propaganda pro-Beijing yang tidak kentara.” Salah satu contoh yang ia sebut adalah pernyataan palsu bahwa virus corona, yang pertama kali dideteksi di Wuhan akhir tahun lalu, dibawa masuk ke China oleh seorang tentara AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

O’Brien juga menyebut upaya-upaya China untuk mengumpulkan data pribadi jutaan orang Amerika melalui peretasan siber biro-biro kredit, perusahaan asuransi kesehatan, jaringan hotel dan bahkan situs-situs kencan.

Partai Komunis China ingin tahu semua tentang kita, katanya.

O’Brien mengemukakan pemerintahan Trump telah memberlakukan restriksi terhadap perusahaan-perusahaan China yang terkait erat dengan aparat intelijen dan keamanan Partai Komunis China dalam mengakses data AS, termasuk perusahaan raksasa teknologi Huawei. Menurut pemerintah AS, Huawei akan menggunakan jaringan 5G barunya untuk memata-matai rakyat Amerika. Demikian, seperti dikutip Voaindonesia.com (*/voa)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB