MEDIA EMITEN –Kelompok eskportir minyak dan sekutunya (OPEC+) mengkaji pemotongan produksi minyak dalam pertemuan hari Minggu waktu setempat. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan dampak pembatasan harga minyak Rusia.
OPEC+, kelompok 23 negara penghasil minyak yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia, akan bersidang pada hari Minggu di Wina, Austria. Pertemuan itu untuk memutuskan fase berikutnya dari kebijakan produksi.
Pertemuan yang sangat dinanti-nanti itu dilakukan menjelang sanksi yang berpotensi mengganggu minyak Rusia, melemahkan permintaan minyak mentah di China dan meningkatnya kekhawatiran akan resesi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“OPEC+ telah dikabarkan mempertimbangkan pemotongan berdasarkan kelemahan permintaan, khususnya di China, selama beberapa hari terakhir. Namun, lalu lintas China secara nasional tidak turun drastis,” kata Galimberti, wakil presiden senior analisis di konsultan energi Rystad, seperti dikutip dari CNBC International Minggu 4 Desember 2022.
Pelaku pasar energi tetap waspada tentang sanksi Uni Eropa atas pembelian ekspor minyak mentah Kremlin pada 5 Desember, sementara prospek pembatasan harga G-7 pada minyak Rusia merupakan sumber ketidakpastian lainnya.
Blok Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara sepakat pada bulan Juni untuk melarang pembelian minyak mentah lintas laut Rusia mulai 5 Desember sebagai bagian dari upaya bersama untuk membatasi dana perang Kremlin setelah invasi Moskow ke Ukraina.
Kekhawatiran bahwa larangan langsung impor minyak mentah Rusia dapat membuat harga minyak melonjak, bagaimanapun, mendorong G-7 untuk mempertimbangkan batasan harga pada jumlah yang akan dibayarkan untuk minyak Rusia.
Baca Juga:
Milken Institute Umumkan Asia Summit 2026, Dorong Kepemimpinan Cerdas di Era AI
Hisense Luncurkan PX4 Pro, Hadirkan Pengalaman Bioskop Profesional di Rumah
AdaKami Raih Penghargaan Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending di Indonesia
Belum ada kesepakatan resmi yang dicapai, meskipun Reuters melaporkan pada hari Kamis bahwa pemerintah UE secara tentatif telah menyetujui batas harga $60 barel untuk minyak lintas laut Rusia.
“Faktor lain yang perlu dipertimbangkan OPEC memang batasan harga,” kata Galimberti. “Itu masih belum pasti, dan ini menambah ketidakpastian.”
Kremlin sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap upaya untuk memaksakan batasan harga pada minyak Rusia akan menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan.







