MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,22% ke level 7.232,15 karena ditopang oleh laporan keuangan (LK) emiten pada triwulan pertama 2022.
“Katalis positif hari ini antara lain ditopang solidnya beberapa laporan keuangan emiten, selain penguatan indeks di bursa Wall Street,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa, 26 April 2022.
Di sisi lain, koreksi mayoritas harga komoditas seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi China, menjadi katalis negatif bagi indeks.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 1,26%, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,12% dan 0,61%.
Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi 1,8%, diikuti sektor perindustrian dan sektor properti & real estat masing-masing naik 1,41% dan 1,23%.
Sementara itu, investor asing masih melakukan pembelian dengan mencatatkan beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp 19,43 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 1,14 triliun.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.488.512 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,4 miliar lembar saham senilai Rp39,94 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 295 saham menurun, dan 154 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 109,33 poin atau 0,41% ke 26.700,11, Hang Seng naik 65,37 poin atau 0,33% ke 19.934,71, dan Straits Times terkoreksi 17,54 poin atau 0,53% ke 3.322,05.







