Mayoritas Saham Asia Turun, Yuan Capai Level Terendah Sejak 2008

- Pewarta

Rabu, 28 September 2022 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayoritas Saham Asia Turun, Yuan Capai Level Terendah Sejak 2008

Foto ilustrasi: Mayoritas indeks saham di bursa Asia turun/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks utama di Asia-Pasifik merosot 2% setelah S&P 500 menetapkan level terendah baru 2022 semalam di Wall Street. Yuan Tiongkok mencapai level terlemah sejak 2008 dan rupee India juga mencatat rekor terendah.

Nikkei 225 Jepang turun 2,06%, sedangkan indeks Topix turun 1,57%.

Indeks Hang Seng Hong Kong juga turun 2,3%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Cina daratan, Shanghai Composite turun 0,75% dan Komponen Shenzhen turun lebih dari 1,464%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,89%, mencapai level terendah sejak April 2020.

Kospi di Korea Selatan turun 2,75%.

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,69%.

Yuan kemungkinan akan kembali ke “kisaran yang wajar” antara enam dan tujuh versus dolar AS – segera tahun depan, kata Han Baojiang, direktur departemen ekonomi, Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis China.

Seperti dikutip dari CNBC Internationa, pejabat China mengatakan bahwa dalam pandangannya, depresiasi yuan terkait, sampai batas tertentu, dengan kesulitan ekonomi China saat ini.

Kongres Nasional Partai Komunis China ke-20 bulan depan akan memberikan deskripsi kebijakan yang lebih jelas, yang akan membantu ekspektasi, katanya.

Han mengatakan dalam menanggapi pertanyaan terpisah bahwa pesan Presiden China Xi Jinping untuk membuka diri lebih jauh akan lazim dalam laporan kongres, dan bahwa setelah kongres, dia mengharapkan China akan lebih terbuka daripada sebelumnya.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru