Mayoritas Saham Asia Dibuka Turun, Pasar Cermati Risiko SVB

- Pewarta

Senin, 13 Maret 2023 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayoritas Saham Asia Dibuka Turun, Pasar Cermati Risiko SVB

Foto ilustrasi: Mayoritas indeks saham di bursa Asia turun/Dok.

MEDIA EMITEN – Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik pada Senin 13 Maret 2023 dibukan turun. Pasar mencermati risiko dari krisis keuangan Silicon Valley Bank (SVB) dan rencana regulator AS untuk membendung risiko sistemik lebih lanjut.

Silicon Valley Bank pekan lalu ditutup oleh regulator, setelah pelanggan menarik simpanan sebesar $42 miliar pada akhir Kamis.

Di Jepang, Topix turun 2,17%, memimpin kerugian di wilayah tersebut dengan saham Softbank turunlebih dari 2% karena investor terus menilai ketakutan penularan. Nikkei 225 turun 1,75%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,55%, dengan bank terus melihat penurunan.

Kospi turun 0,5% dan Kosdaq 1,4% lebih rendah karena pejabat Korea Selatan selama akhir pekan dilaporkan menyuarakan kekhawatiran volatilitas pasar yang lebih besar menjelang runtuhnya Silicon Valley Bank.

Di Cina, Kongres Rakyat Nasional dijadwalkan akan diakhiri dengan konferensi pers terjadwal oleh Perdana Menteri Li Qiang yang baru diangkat.

Semalam, saham berjangka dari indeks utama AS melonjak pada Minggu malam setelah pengumuman backstop, dengan S&P 500 berjangka naik 1,18% dan Nasdaq 100 berjangka naik 1,35%. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average juga naik 277 poin.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru