Mayoritas Saham Asia Dibuka Turun, Khawatir Pembatasan Covid di China

- Pewarta

Senin, 28 November 2022 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Tokyo/IST.

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Tokyo/IST.

MEDIA EMITEN –Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka turun pada perdagangan Senin 28 November 2022. Pasar khawatir kebijakanpembatasan Covid di China yang berkelanjutan hingga memicu protes warga.

Indeks saham di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,48% karena data penjualan ritel dijadwalkan akan dirilis hari ini.

Nikkei 225 Jepang turun 0,49% di awal perdagangan, dan Topix kehilangan 0,34%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kospi di Korea Selatan turun 1,07% dan Kosdaq tergelincir 1,02%.

Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,55%.

Selama akhir pekan, People’s Bank of China mengumumkan akan memangkas rasio persyaratan cadangan bank sebesar 25 basis poin menjadi 7,8% dan menyuntikkan sekitar 500 miliar yuan dalam likuiditas jangka panjang. Sementara itu, Biro Statistik Nasional mengatakan keuntungan industri selama 10 bulan pertama tahun ini turun 3% dari periode yang sama tahun 2021.

Yuan China lepas pantai melemah di Asia pagi karena protes Covid terus berlanjut. Sentimen negatif atas kerusuhan di China terkait pembatasan Covid. Pekan lalu, Yuan melemah tajam terhadap dolar setelah di sekitar 7,20 per dolar.

Indeks dolar AS naik 0,32% menjadi 106,29, dengan investor kemungkinan melihat greenback sebagai aset safe haven karena kekhawatiran terhadap China tumbuh.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB