Untuk mewujudkan usaha penggilingan padi modern, tak main-main Fara menggandeng perusahaan Satake Corporation Japan untuk memberikan dukungan teknologi penggilingan padi berkelas dunia.
“Kami bekerjasama dengan Satake Corporation Japan (Satake) dalam mendukung dari sisi teknologi secara menyeluruh baik untuk proses pengolahan padi maupun untuk pengembangan usaha lainnya.”
Khususnya yang berhubungan dengan pengolahan beras yang akan dikembangkan dimasa yang akan datang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena keunggulan dalam mengelolah beras secara Modern kami memilih SATAKE sebagai pendukung teknologi dan mesin pabrik pengolahan gabah dan beras terpadu,” kata Fara di Jakarta, Selasa, 18 Mei 2021.
Penggilingan padi dengan teknologi tersebut terintegrasi mulai dari proses pengeringan, penggilingan, sampai pemilihan beras berdasarkan warna dan kualitas pecah beras, teknologi tersebut juga mampu menganalisis kualitas padi, lanjut Fara.
PT Lumbung Padi Indonesia yang Fara Luwia didirikan dari tahun 2018 mendapatkan investasi dari lembaga pembiayaan milik pemerintah Amerika Serikat, Overseas Private Investment Corporation (OPIC).
Nilai investasi yang didapatkan sebesar USD 21 juta atau sekitar Rp 189 miliar untuk membangun fasilitas penggilingan padi modern.
Baca Juga:
CGTN: Upaya Tiongkok Memajukan Pendidikan Kaum Perempuan dan Anak Perempuan di Seluruh Dunia
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







